Connect with us

Info Ringan

Resep Ketan Serundeng Kelapa Pedas Manis

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selain gemblong juga enak dibuat ketan unti atau ketan serundeng. Meskipun sederhana gurih pedasnya bikin nagih.  Umumnya ketan serundeng ini disajikan sebagai menu sarapan bersama kopi karena ketan cukup mengenyangkan. Tetapi enak juga buat camilan sore sebagai teman ngeteh atau ngopi.

Bahan:

1 kg beras ketan

500 ml santan agak kental

1 sdt garam atau sesuai selera

1/4 sdt kaldu bubuk

Cara membuat :

  1. Cuci bersih beras ketan. Rendam 2-3 jam lalu kukus selama 20 menit ( saat beras dimasukan air dalam kukusan sudah dalam keadaan mendidih)
  2. Beberapa saat sebelum ketan dikeluarkan dari kukusan masak santan bersama garam dan kaldu bubuk sampai mendidih.
  3. Keluarkan beras ketan dari kukusan, masukan ke dalam wadah lalu siram sedikit demi sedikit dengan santan mendidih, aduk rata dan test rasa. Tutup dan biarkan 15 menit sampai santan terserap oleh beras ketan
  4. Didihkan air dalam kukusan lalu Kukus kembali beras ketan yang telah diaron sekitar 30 menit sampai lembut dan matang.
Berita Lainnya  Enam Manfaat Mengkonsumsi Nasi Merah Bagi Kesehatan

Serundeng kelapa pedas manis

Bahan :

1 butir kelapa setengah tua, parut ( kurang lebih 400 g)

1 sdm gula merah

4-5 sdm gula pasir atau sesuai selera

Secukupnya garam dan bubuk kaldu

5 lembar daun jeruk buang tulangnya

2 lbr daun salam

1 sdm air asam jawa atau air perasan jeruk nipis

Ketan Serundeng

Bumbu halus:

4 siung bawang merah

3 siung bawang putih

1 cm kunyit

1 cm kencur

8 buah cabe keriting

3 buah cabe rawit merah atau sesuai selera

1 sdm ebi cuci dengan air panas. (boleh diskip)

1 batang serai diambil bagian putihnya

Cara Membuat:

  1. Sangrai kelapa dengan api kecil sampai kering dan berwarna kecoklatan. Sisihkan
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk dan daun salam sampai harum. Masukan gula, garam dan kaldu bubuk. Beri sedikit air. Masak sampai gula larut dan airnya menyusut
  3. Masukkan kelapa parut, aduk sampai tercampur rata dengan bumbu, test rasa, kalau ada kurang bisa ditambahin. Masak dengan api kecil sambil diaduk-aduk sampai kering. Angkat, biarkan suhu ruang.
  4. Simpan dalam toples/wadah kedap udara. Kalau suka serundeng yang teksturnya lebih halus boleh diblender atau tumbuk sebentar.
Berita Lainnya  Tujuh Fakta Tentang Matahari

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler