Pemerintahan
Penyusunan Amdal Kawasan Wisata di 3 Kecamatan Dikebut, Pemkab Wajibkan Investor Gandeng Tenaga Kerja Lokal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini sedang merampungkan proses analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) kawasan wisata di tiga kecamatan. Adanya penyelesaian untuk permasalahan AMDAL ini, diharapkan bisa semakin menambah daya tarik investor untuk menanamkan modalnya ke Gunungkidul. Rencananya, akhir tahun 2019 ini Amdal ini sudah diselesaikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan, kawasan Amdal tersebut berada di tiga kecamatan yakni Saptosari, Panggang dan Purwosari. Langkah tersebut dilakukan lantaran banyak perusahaan atau investor kesulitan jika mengurus sendiri.
“Orang berinvestasi sudah kita sediakan Amdal. Karena jika mengurus sendiri akan sulit,” kata Drajat beberapa hari lalu.
Ia menambahkan, dalam pengurusan Amdal ini dana yang dikeluarkan cukup besar yakni mencapai Rp 700 juta. Namun begitu, untuk luasannya sendiri belum bisa ditentukan.
“Tidak seluruh lahan yang ada di 3 kecamatan itu. Hanya sebagian di daerah dekat pantai, selain biaya mahal juga banyak kawasan karst disitu,” ucap dia.
Jika nantinya berhasil, strategi tersebut juga akan diterapkan di kawasan utara Gunungkidul. Sehingga nantinya investor akan lebih mudah masuk dan tentunya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Ketika mereka auidensi ke kami (investor dengan pemkab), kami menekankan menanfaatkan tenaga lokal, komitemen itu kita bentuk sebagai konsep kebersaamaan. Nantinya kan ada perpanjangan, saat itu jika menyalahi kesepakatan akan kami berikan teguran, kita punya wewenang untuk menegur,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti menambahkan, penyusunan Amdal ini sudah diproses dan diharapkan bisa selesai di akhir 2019.
“Sudah kami siapkan dan inti dari penyusunan Amdal kawasan untuk mempermudah proses pengembangan pariwisata yang melibatkan investor,” kata Asti.
Dia menjelaskan di dalam penetapan Amdal kawasan wisata, Dinpar menyiapkan konsep pengembangan wisata khususnya di wilayah barat. Secara destinasi, di wilayah ini masih mengandalkan panorama sebagai daya tarik. Namun demikian, upaya pengembangan lebih ke wisata minat khusus yang tidak mendatangkan pengunjung dalam jumlah besar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menyambut baik kebijakan Dinpar terkait dengan Amdal kawasan wisata. Menurutnya Amdal ini lebih memudahkan investor untuk berinvestasi.
“Nanti kalau ada Amdal kawasan maka pengusaha tidak harus menyusunnya. Yang jelas pengusaha juga lebih hemat karena tidak mengeluarkan biaya untuk menyusun amdal. Padahal untuk satu amdal nominalnya bisa mencapai Rp300 juta,” katanya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
