Info Ringan
Enam Tips Menata Mainan Si Kecil
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Memiliki anak khususnya balita, ada saja mainan si kecil yang terlihat mata kita. Entah itu mobil-mobilan, boneka, bola plastik, sampai papan gambar si kecil berserakan di lantai. Hal itu memang bukan kesalahan si kecil sih. Kita aja yang heboh beliin mereka mainan dengan tujuan adem ayem di rumah tanpa pecicilan. Alhasil yang didapat adalah tumpukan mainan. Namun lama-kelamaan kok mainan nambah banyak dan menimbun di kamar si kecil. Berikut ini, beberapa tips untuk mengurasi penimbunan mainan si kecil, lho. Cekidot!
- Menyumbangkan Mainan Si Kecil
Kita ajak si kecil untuk menyumbangkan mainannya agar bisa belajar untuk mensyukuri apa yang dimilikinya saat dia membantu orang lain yang kurang mampu. Misalnya ke si kecil tetangga yang kurang mampu atau ke panti asuhan!
- Beri si Kecil Hadiah Selain Mainan
Ketika si kecil berulang tahun atau tiba hari Natal, usahakan kita dan anggota keluarga lainnya serta kerabat tidak memberikan mereka hadiah berupa mainan. Bisa menggantinya dengan buku-buku cerita mungkin.
- Menyewa Mainan
Tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk menyewa. Sekarang ini ada cukup banyak tempat penyewaan mainan si kecil. Dengan langkah ini, kita bisa menghindari penumpukan mainan dalam waktu lama.
- Rotasi Mainan
Kita bisa mencoba dengan menaruh beberapa mainan si kecil di satu kotak. Sisakan beberapa mainan agar tetap bisa dimainkan si kecil. Saat si kecil sudah bosan dengan mainan tersebut, bawa keluar mainan yang kita simpan di kotak itu. Lakukan rotasi ini dengan mengganti-ganti isi mainannya


- Kenalkan Aktivitas Lain
Mungkin si kecil menimbun mainan karena mereka tidak terlalu aktif. Sehingga mereka memilih diam dan bermain dengan mainannya. Coba support si kecil agar mau bermain bersama teman-teman sebaya. Aktivitas luar mampu membuat si kecil lupa lho dengan barang autisnya.
- Jual Beberapa Mainan Si Kecil
Saran yang ini agak kejam memang. Tapi bener-bener bermanfaat lho. Dengan menjual sebagian mainan si kecil, mainan pastilah akan berkurang. Dan kita bisa mempergunakan uangnya untuk membeli mainan yang baru lagi.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
