Politik
Alihkan Dukungan Untuk Immawan, Cabup Independen Sebut Penyelamatan Kehidupan Demokrasi di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Iklim politik Gunungkidul disebut tengah memasuki titik terburuk. Maraknya pragmatisme dari para pelaku politik maupun masyarakat mengancam kehidupan demokrasi. Cost politik yang tinggi dalam setiap kontestasi baik Pemilu Legislatif maupun Pilkada semakin memburuk setiap momennya.
Salah seorang tokoh masyarakat yang sempat mencalonkan diri sebagai calon Bupati Gunungkidul independen, Kelick Agung Nugroho memaparkan, dalam penglihatannya, pragmatisme kehidupan politik khususnya pada Pilkada Gunungkidul 2020 ini sudah sangat memprihatinkan. Hampir sebagian besar pasangan calon, maupun masyarakat menganut paham ini, di mana uang menjadi motivasi utama berpolitik. Hal ini sebenarnya akan menjadi bumerang lantaran berpotensi terjadi kesalahan memilih pemimpin.
“Kalau saya lihat, ada 70% masyarakat yang pragmatis, dan hanya 30% yang tidak pragmatis, ini sangat memprihatinkan,” beber Kelick, Sabtu (05/12/2020).
Lantaran keprihatinan inilah ia kemudian memutuskan mengambil langkah politik pasca gagal majunya dia untuk berlaga pada Pilkada Gunungkidul 2020. Kelick memilih untuk bergabung bersama gerbong Immawan Wahyudi – Martanty Soenar Dewi, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari nomor urut 2.
Kelick meyakini bahwa Immawan dengan rekam jejaknya, merupakan harapan bagi warga Gunungkidul untuk perlawanan terhadap pragmatisme politik.

“Saya tahu persis atitude pak Immawan, dan bisa saya bilang meski semua calon bagus, tapi saya tidak rela jika yang menang bukan beliau,” tandas dia.
Kelik menambahkan, meskipun visi dan misi yang ia gagas berbeda, Kelik yakin bahwa apa yang akan dilakukan oleh pasangan Imawan-Martanti adalah yang terbaik bagi masyarakat Gunungkidul. Selama masa jabatannya 10 tahun menjadi Wakil Bupati, ia tahu betul bagaimana keseharian dan etika tindak tanduk Imawan dalam kehidupan sosial maupun birokrasi.
“Pak Imawan sudah lebih tahu bagaimana kondisi dan kebutuhan masyarakat. Beliau jauhlebih fasih dari saya,” tutur Kelik.
Kelik memaparkan, ia sangat berharap bahwa seluruh pendukungnya bisa mengikuti langkahnya ini. Sekali lagi, hal ini adalah gerakan moral sebagai langkah penyelamatan kehidupan demokrasi di Gunungkidul.
“Saya memang tidak bisa menargetkan berapa persentase hasil yang akan diperoleh pasangan Imawan-Martanti. Siapapun yang terpilih nantinya saya tetap mendukung pak Immawan” terangnya.
Di samping itu, Imawan sudah sejak menduga bahwa Kelik akan menjatuhkan dukungan penuh pada dirinya. Kehadiran satu pendukung dari pihak Kelik pun sudah merupakan suatu kebanggaan baginya. Karena Imawan memandang bahwa Kelik juga seorang kandidat yang memiliki hak legal.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Kelick dan para pendukungnya. Karena dengan dukungan ini mrupakan suatu jalan yang lapang untuk mencapai kemenangan Pilkada Kabupaten Gunungkidul 2020” tutur Imawan.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
