fbpx
Connect with us

Politik

Tetap Akomodir Suara Pasien Covid-19, KPU Terapkan Sistem Jemput Bola

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunungkidul memastikan tetap akan mengamodir pasien covid-19 yang masih menjalani perawatan. Sejumlah langkah dilakukan KPU sebagai upaya tetap melindungi hak pilih tak terkecuali bagi para pasien covid19.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, nantinya akan ada Kelompok Panitia Pemungutan Suara yang bersifat mobile atau jemput bola. Mereka akan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk mendatangi pasien covid-19.

“Kemudian pasien diberikan surat suara, pasien juga diwajibkan untuk menggunakan sarung tangan,” jelas Hani, Sabtu (05/12/2020).

Hani memambahkan, para pasien covid-19 akan diberikan kotak suara khusus. Sehingga tidak ada pencampuran antara surat suara bagi pasien yang sehat dan yang sedang menjalani perawatan.

“Kami pastikan standar protokol kesehatan tetap terlaksana pada saat penjemputan suara bagi pasien covid-19 ini,” kata dia.

Hal ini juga dilaksanakan bagi masyarakat yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) namun memiliki suhu lebih dari 37,5 derajat celcius. Mereka akan diberikan bilik khusus dan diwajibkan menggunakan sarung tangan. Limbah sarung tangan pun juga akan diletakkan di tempat sampah khusus.

“Tapi untuk pasien terkonfirmasi juga sifatnya situasional ya. Tergantung keadaan pasien dam tergantung kesediaan pasien untuk menyalurkan hak pilih,” papar Hani.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu, Rosita menambahkan, pihaknya juga akan turut melakukan pengawasan pada proses pemungutan suara pasien covid19. Menurutnya pengawasan melekat tetap dilakukan bagi pasien covid-19.

“Pengawas TPS akan ikut dalam penjemputan hak pilih bagi pasiem corona,” tukas Rosita.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mendukung penuh langkah KPU Gunungkidul untuk mengamodir hak pilih pasien covid-19. Saat ini puluhan pasien di Gunungkidul menjalani isolasi mandiri dan dalam kondisi sehat.

“Asalkan protokol kesehata tidak boleh diabaikan. Kami mendukung penuh langkah KPU,” tandas Dewi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler