Pendidikan
Abai Terapkan Protokol Kesehatan, SMP N 3 Semanu Disemprit Dinas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu terakhir ini, para pelajar di Gunungkidul telah mulai menempuh skema pembelajaran tatap muka. Seluruh sekolah di Gunungkidul sendiri telah diberikan izin untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Namun begitu, pihak sekolah berkewajiban untuk menerapkan protokol kesehatan ketat dalam kegiatan belajar tatap muka ini.
Belum lama ini, beredar video berkaitan dengan situasi kegiatan belajar mengajar di SMP N 3 Semanu yang dianggap abai dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Pengukuran suhu hingga pemakaian masker terkesan diabaikan dalam proses belajar mengajar di lingkungan sekolah ini. Sejumlah wali murid sendiri telah mengelukan hal tersebut lantaran khawatir anaknya tertular virus corona.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Tijan membenarkan perihal ada dugaan pengabaian protokol kesehatan di lingkungan SMP N 3 Semanu. Menurut Tijan, pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada kepala sekolah. Pihak sekolah telah mengakui kesalahan dan berjanji untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
“Sudah kita berikan teguran kepada pihak sekolah dan mereka berjanji untuk melakukan perbaikan,” papar Tijan, Jumat (19/11/2021).
Disinggung mengenai sanksi yang diberikan jika ada sekolah yang abai dengan protokol kesehatan, Disdikpora Gunungkidul saat ini masih sebatas memberikan pembinaan. Diharapkan, dengan skema teguran saja, maka sekolah akan memperbaiki kesalahannya. Ia berharap kejadian semacam ini tidak terulang kembali dan tidak terjadi di sekolah-sekolah lainnya.

“Ya sementara kita dilakukan pembinaan dulu,” jelasnya.
Penerapan protokol kesehatan memang menjadi hal yang mutlak bagi sekolah. Bahkan, sebelum memperoleh izin untuk diterapkannya pembelajaran tatap muka, tentunya ada komitmen dari pihak sekolah dalam penerapan proses serta kelengkapan sarana prasarana yang sekiranya menunjang skema pembelajaran di tengah pandemi yang masih terjadi ini.
Ia mengungkapkan prokes dalam PTM ini wajib diterapkan guna mengantisipasi terjadinya penularan virus covid19. Adapun pemantauan dan koordinasi sendiri juga terus dilakukan oleh dinas dengan pihak sekolah. Evaluasi sendiri juga terus dilakukan oleh pemerintah.
“Tentu jika ada akan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan,” kata dia.
Beberapa waktu lalu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Ali Ridlo mengatakan , pemantauan terus dilakukan pun demikian dengan evaluasi serta koordinasi rutin untuk memantau bagaimana penyelenggaraan PTM di tengah pandemic covid19 di Gunungkidul. Sejauh ini, di Kabupaten Gunungkidul baru ada 2 sekolah yang sempat ditutup sementara PTMnya karena ada siswa yang terpapar covid19.
“Dulu di Panggang itu, tapi sudah kembali normal kok untuk kegiatannya,” ujar Ali.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih berharap dan mendorong pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan atas penularan dan penyebaran virus ini.
Dirinya memaparkan, pihak sekolah tidak boleh lengah dan abai dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Sebab bukan tidak mungkin jika ada yang lengah, bisa saja menjadi sarana penularan virus ini. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan tracing secara acak baik di sekolah maupun lainnya.
“Test acak ini paling tidak segera dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi riil di lapangan,” ujar Endah.
Endah meminta tracing tersebut segera dilakukan karena kabupaten/kota lain di DIY sudah melaksanakan. Tracing merupakan tindakan preventif yang bisa dilakukan sebelum adanya gelombang ketiga, terlebih mendekati natal dan tahun baru.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
