Connect with us

Pemerintahan

Ironi Guru Honorer di Tengah Gebyar Peringatan Hari Guru, Masih Diupah Tak Manusiawi

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Guru merupakan profesi yang sangat mulia. Di tangan merekalah masa depan bangsa Indonesia digantungkan. Tugas mendidik dan mencerdaskan generasi muda bangsa tentunya adalah sebuah tanggung jawab yang sangat besar.

Namun di tengah tugas yang maha berat ini, kondisi guru dengan status honorer tak seindah perayaan tahunan tersebut. Masih banyak persoalan yang harus ditangani dalam kaitannya perhatian terhadap keadaan guru honorer. Khususnya dalam hal kesejahteraan, kalangan guru honorer ini masih seakan menjadi anak tiri di tengah ketugasan mereka yang hampir sama dengan para guru dengan status PNS yang mendapatkan fasilitas sertifikasi. Gaji bagi guru honorer yang masih jauh dari kata layak.

Berita Lainnya  Tergiur Harga Murah Sapi Luar Daerah, 51 Ternak Milik Warga Gunungkidul Suspect PMK

Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto, menyampaikan, peringatan Hari Guru Nasional sebenarnya merupakan ironi bagi kalangannya. Selama ini di tengah gelontoran anggaran pendidikan, guru honorer tak mengalami peningkatan kesejahteraan sama sekali.

Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri untuk diselesaikan. Mengingat tugas dan tanggung jawab guru honorer yang sama dengan guru-guru yang berstatus pegawai negeri sipil. Meskipun saat ini sudah ada kebijakan mengenai perekrutan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK), namun menurutnya kebijakan tersebut masih menuai banyak persoalan dan belum menjawab sepenuhnya permasalahan guru honorer saat ini.

“Pada dasarnya kondisi guru honorer saat ini masih sama dengan tahun-baru sebelumnya. Memang sekarang ini sudah ada kebijakan khusus guru honorer dengan seleksi PPPK, tapi sampai saat ini masih banyak permasalahan seperti molornya proses, kurangnya formasi, sampai-sampai kurang validnya data dapodik yang merupakan dasar perekrutan,” ucapnya, Jumat (26/11/2021).

Selain itu, Aris menambahkan sebanyak 1.200 guru honorer yang tergabung dalam FHSN masih di upah dengan tidak layak. Bahkan ia menyebut bahwa upah para guru honorer ini tidak manusiawi. Jangankan untuk menjadi nafkah hidup bagi para guru dan keluarga, sekedar untuk biaya operasional saja gaji tersebut tak cukup.

Berita Lainnya  Sejumlah Daerah Mulai Wajibkan Rapid Antigen Untuk Wisatawan, Ini Kebijakan Pemkab Gunungkidul

Menjadi sebuah ironi, mengingat beberapa hari lalu standar upah di Gunungkidul mengalami kenaikan. Sedangkan guru honorer hanya diupah ratusan ribu per bulan. Persoalan yang tak kunjung usai tersebut dapat menjadi bom waktu tersendiri jika tidak segera ada penanganan yang tepat. Misalnya saja dahulu FHSN sempat melakukan mogok mengajar yang tentunya mengganggu proses pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Dan sampai saat ini pun kami masih bekerja dengan honor di bawah upah yang layak. Menurut saya, adanya PPPK itu belum menjawab semua persoalan yang dihadapi guru honorer. Pada momen hari guru ini kami harap regulasi tentang guru pengganti masih tetap ada dan honor ditingkatkan,” tutupnya.

Berita Lainnya  PT Woonel Tolak Anjuran Disnakertrans, Serikat Buruh Ancam Gugat dan Laporkan ke Rekanan Buyer

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler