Peristiwa
Tertidur Usai Nyalakan Tungku Pemanas, Kandang Ayam Kebakaran
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah kandang ternak ayam yang terletak di Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, terbakar pada Selasa (05/04/2022) pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Penyebab kebakaran sendiri berasal dari api pemanas arang yang merembet ke bagian kandang lainnya. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Agus Wibowo, menyampaikan, kejadian naas itu bermula ketika pemilik kandang yang bernama Totok (40) warga Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari sedang menyalakan api dengan arang tungku di pemanas. Setelah selesai menyalakan api, ia justru tertidur. Tanpa disadari, api pada tungku lantas membesar dan kemudian menyebar ke bagian kandang yang memang didominasi oleh benda-benda yang mudah terbakar.
Api terus membesar hingga kemudian membuat salah seorang penunggu kandang terbangun. Saat itu, api sudah berkobar.
“Waktu itu, api sudah membakar sebagian kandang ayamnya,” ucap Agus.
Beberapa konstruksi bangunan kandang ayam yang berukuran panjang 15 meter dan lebar 8 meter tersebut habis dilalap api. Namun beruntungnya, api tak sampai membakar seluruh kandang ayam. Peralatan kandang pun diketahui rusak akibat terbakar dalam insiden tersebut tanpa sempat diselamatkan. Selain itu, dilaporkan sejumlah ayam juga ikut mati akibat terbakar api.

“Saat ini api sudah padam, material yang roboh juga sudah dibersihkan. Kalau kerugian diperkirakan mencapai Rp 5 juta,” imbuhnya.
Selain adanya insiden kebakaran, ia juga menghimbau kepada masyarakat terkait masih berpotensinya cuaca ekstrem yang terjadi di Gunungkidul. Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini tak jarang sampai menimbulkan bencana seperti tanah longsor ataupun pohon tumbang. Misalkan saja pada akhir bulan Maret lalu yang mana di Kapanewon Gedangsari terjadi bencana tanah longsor.
“Kami sudah lakukan persiapan, masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaanya, mereka juga harus melakukan upaya meminimalisir potensi bencana,” tutupnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
