bisnis
Jazz Menggema di Stasiun Yogyakarta, Ratusan Penumpang Nyanyi Bareng Maliq & D’Essentials
Jogja, (pidjar.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menghadirkan mini konser band beraliran jazz papan atas Maliq & D’Essentials di Stasiun Yogyakarta, Rabu (1/1/2025) sore.
Mini konser bertajuk ‘Senja Teduh Kereta’ berhasil menciptakan suasana hangat dan menghibur para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan maupun tiba di stasiun.
Acara intimate ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan yang telah setia menggunakan jasa transportasi kereta api, khususnya bagi penumpang yang memiliki tiket keberangkatan tanggal 1 Januari 2025 dan aplikasi Access by KAI yang sudah terintegrasi
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro mengatakan, program ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya nyaman dan aman tetapi juga berkesan.

“Melalui event ‘Senja Teduh Kereta’, kami ingin menciptakan momen yang menyenangkan bagi pelanggan saat mereka berada di stasiun terutama pada musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini. Kami berharap acara ini dapat memberikan kesan positif yang mendalam,” ujarnya.
Kris menyebut, acara tersebut sebagai komitme Daop 6 untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi serupa yang dapat memperkaya pengalaman pelanggan selama menggunakan layanan kereta api.
“Melalui kegiatan seperti ini, Daop 6 berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan yang tidak hanya nyaman dan aman tetapi juga penuh dengan kenangan indah. Terima kasih kepada seluruh pelanggan atas dukungannya, dan sampai jumpa di program-program menarik lainnya dari KAI, ” kata Kris.
Salah satu penumpang, Tia, yang hendak menaiki KA Java Priority mengaku senang bisa melihat Maliq & D’Essentials.
“Seru banget jadi tadi kita dateng dan lihat penampilan Maliq & D’Essentials. Habis itu nyanyi bareng, pas banget vibesnya. Semoga semakin banyak event-event kayak gini. Mantab KAI keren,” ungkapnya.
Salah satu penumpang lainnya, Yulis dan teman-temannya yang naik KA Ranggajati ke Malang, mengatakan bahwa event ini memberikan pengalaman yang berbeda dan sangat menyenangkan.
“Seru banget karena kan masih nanti keberangkatannya. Kayak pas aja gitu (nunggu KA sambil nonton Maliq. Terima kasih KAI, perjalanan kali ini seru banget,” ungkapnya.
Pertunjukan dari Maliq & D’Essential ini diawali perform band pembuka Harmonika Band dan band beralira musik tradisional, Siter. Kolaborasi berbagai jenis aliran musik ini menjadi pertunjukan dari ragam budaya musik.
Selain itu, acara tersebut juga diisi dengan kegiatan bagi-bagi merchandise official KAI kepada penumpang yang beruntung. (Ken).
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
