Connect with us

Pendidikan

MPLS Siswa Baru Segera Dimulai, Panitia Dilarang Lakukan Praktik Perpeloncoan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Libur panjang sekolah hampir saja selesai. Pada Senin (13/07/2026) mendarang, tahun ajaran baru pelajar akan segera dimulai. Masa awal sendiri akan diawali dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di seluruh jenjang pendidikan. Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul memastikan dalam pelaksanaan MPLS sekolah tidak diperkenankan terjadi praktik perpeloncoan maupun aktivitas yang merendahkan martabat peserta didik (bullying).

Kepala Balai Dikmen Gunungkidul, Wasidi, mengatakan pemerintah telah mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan MPLS harus mengedepankan prinsip aman, nyaman, inklusif, edukatif, menggembirakan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik sesuai konsep Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

“Fokus materi sudah disampaikan pada edaran; penguatan karakter, pencegahan kekerasan, edukasi tentang bulying, hidup sehat, literasi numerasi dan materi yang lain,” kata Wasidi.

Ia menegaskan, dalam pelaksanaan MPLS, panitia penyelenggara tidak diperkenankan melakukan praktik perpeloncoan, kekerasan fisik maupun verbal, pungutan yang tidak sesuai ketentuan, hingga pemberian tugas atau atribut yang tidak relevan dengan tujuan kegiatan.

Berita Lainnya  Puluhan Pelajar Putus Sekolah Selama Pandemi, Dewan Dorong Dinas Lakukan Penelusuran

Apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan MPLS, maka pihak Balai Dikmen akan melaporkannya kepada Dinas Pendidikan DIY untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Bila ditemukan hal-hal tersebut tentunya akan kami laporkan ke Dinas Dikpora DIY. Ketentuan dan mekanisme sanksinya nanti ditentukan oleh Dinas Dikpora. Namun demikian, kami kira sudah lama tidak ada kegiatan MPLS yang mengarah pada perpeloncoan,” katanya.

Untuk memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai aturan, pihaknya mewajibkan Kepala Sekolah untuk melakukan pengawasan langsung terhadap seluruh rangkaian kegiatan MPLS. Selain itu, Balai Dikmen juga akan menerjunkan tim monitoring ke sekolah-sekolah selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan pada pelaksanaan MPLS nantinya setiap sekolah diwajibkan mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS Ramah dan mengunggah dokumentasi tersebut ke laman resmi masing-masing sekolah.

Berita Lainnya  Siswa SD Belum Bisa Divaksin, Penerapan Protokol Kesehatan Wajib Diperketat

“Wajib didokumentasikan dan diunggah. Pengawasan langsung juga dilakukan oleh pihak sekolah terhadap panitia atau petugas MPLS,” ucap Nunuk.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi penyelenggaraan kegiatan sekaligus laporan kepada masyarakat.

Berdasarkan surat edaran yang diterbitkan, MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan selama lima hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru dengan mengedepankan prinsip aman, nyaman, inklusif, edukatif, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

“Sekolah juga diwajibkan menyosialisasikan pelaksanaan MPLS kepada orang tua serta menyediakan mekanisme pengaduan apabila terjadi pelanggaran selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan, selain pengenalan lingkungan dan pembekalan materi-materi yang telah diatur dalam ketentuan, pihaknya berharap ada sedikit waktu untuk pendidikan politik terhadap pelajar. Utamanya bagi mereka yang di jenjang SMP dan SMA.

Berita Lainnya  Cegah Penyebaran Virus Corona, Sekolah Muhammadiyah Diliburkan

“Pendidikan politik penting diberikan sejak awal agar para pelajar yang akan masuk sebagai prmilih pemula ini mengetahui haknya dalam berdemonstrasi,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler