Connect with us

Uncategorized

Durian Montong-Musang King Mulai Dikembangkan di Beberapa Titik Baru di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)- Durian premium jenis montong dan musang king mulai dikembangkan di sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul yang belum menjadi sentra utama buah tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mendapat bantuan benih dari Kementerian Pertanian untuk memperluas area budi daya durian hingga 25 hektare pada 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kawasan pengembangan durian. Selama ini, sentra durian di Gunungkidul dikenal berada di Kapanewon Patuk, Gedangsari, dan Nglipar.

“Beberapa kapanewon lain seperti Ponjong, Semanu hingga Wonosari juga mulai ada budi daya durian,” kata Rismiyadi, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, bantuan benih durian premium itu tidak hanya menyasar wilayah yang sudah lama mengembangkan komoditas tersebut. Pemerintah juga mendorong penanaman di kawasan baru yang dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan durian.

Berita Lainnya  Gelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung

“Kalau sekarang yang menjadi sentra ada di Patuk dan Nglipar. Adapun bantuan diberikan tahun ini untuk perluasan budi daya sehingga disalurkan ke lokasi-lokasi budi daya baru,” ujarnya.

Rismiyadi menjelaskan, salah satu penerima bantuan berada di Kalurahan Kenteng, Kapanewon Ponjong. Di wilayah tersebut, bantuan dialokasikan untuk pengembangan durian pada lahan seluas 10 hektare.

Sementara itu, sisa bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah lain, termasuk Kapanewon Panggang hingga Tanjungsari. Namun, rincian luas lahan penerima bantuan di masing-masing wilayah belum disebutkan.

Bantuan benih tersebut telah diterima dan mulai didistribusikan sekitar dua bulan sebelum keterangan disampaikan.

Perluasan budi daya ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak wilayah di Gunungkidul mengembangkan durian. Meski begitu, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penanaman benih, tetapi juga perawatan dan pengelolaan tanaman agar dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa produktif.

Berita Lainnya  Petani di Sampang Manfaatkan Daun Singkong untuk Pakan Ulat Sutera

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler