Politik
Tak Ada Pendaftar, KPU Terpaksa Perpanjang Waktu Pendaftaran Relawan Demokrasi di 2 Kecamatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Minat masyarakat Gunungkidul khususnya kawula muda di dunia politik memang terhitung masih cukup rendah. Hal ini bisa dilihat dari minimnya peminat yang masuk dalam proses pendaftaran Relawan Demokrasi (Relasi) khususnya di Kecamatan Tanjungsari dan Panggang. Lantaran itulah kemudian proses pendaftaran Relasi di dua kecamatan ini terpaksa diperpanjang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani memaparkan, proses pendaftaran Relasi di Kecamatan Tanjungsari dan Panggang memang sangat sepi peminat. Hingga batas akhir pendaftaran pada 15 Januari 2019 kemarin bahkan, di 2 kecamatan ini tidak ada pendaftar. Adapun proses pendaftaran Relasi sendiri telah dibuka sejak 10 Januari silam.
“Hingga saat ini ada 124 pendaftar. Khusus untuk Kecamatan Tanjungsari dan Panggang kita perpanjang karena tidak ada pendaftar,” katanya.
Ia beberkan lebih lanjut, kelompok relawan yang dibutuhkan pada sektor ini adalah pemilih pemula, kalangan disabilitas, pemuda dari basis keagamaan, serta kelompok-kelompok marjinal hingga pegiat sosial media. Kepada para kandidat yang terpilih, nantinya akan mendapatkan gaji sebesar Rp 750.000 per bulannya. Uang tersebut merupakan uang transportasi para Relasi dalam melaksanakan kegiatan operasional hariannya.
Sementara itu, Komisioner KPU Gunungkidul, Supami menambahkan terlepas dari adanya kekurangan pendaftar di dua kecamatan, antusiasme masyarakat sebenarnya cukup baik. Hal ini lantaran dari 55 kursi yang tersedia, jumlah pendaftarnya mencapai 124 orang. Nantinya, untuk memilih para pendaftar yang akan lolos dan bertugas, KPU Gunungkidul akan menyelenggarakan tahapan seleksi.

“Banyak pnya pendaftar sinyal positif bagi kami karena ini menandakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPU sangat baik,” katanya.
Tes yang dilakukan sendiri berupa tes wawancara yang berkaitan dengan pengetahuan para pendaftar terkait tentang program peningkatan partisipasi masyarakat.
“Ini sangat penting karena sasaran dari relasi ini nantinya adalah basis keluarga, basis pemilih perempuan, basis pemilih pemula, basis penyandang disabilitas, basis kaum marjinal, dan basis warganet,” ucapnya.
Adapun target dari pembentukan Relasi ini disampaikan oleh Supami adalah untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih pada hajatan Pemilihan Umum 2019 mendatang. Namun, tak hanya sekedar sosialisasi saja, namun tugas Relasi sendiri nantinya juga akan ikut melakukan pemantauan.
“Kalau untuk masa tugas relasi 3 bulan, Februari hingga April. Jika ada basis yang kosong atau tidak ada relasi maka kami akan mengundang mereka yang paham untuk melaksanakan sosialisasi,” ucapnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
