event
BERSEMI Tembi Eco Creative Festival, Hadirkan Pasar Berkelanjutan
Jogja,(pidjar.com)– Dusun Tembi, Timbulharjo, Bantul, menjadi tuan rumah BERSEMI Tembi Eco Creative Festival, sebuah festival alternatif yang memadukan seni, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat. Festival yang digagas oleh Yayasan Ruang Karya Harmoni ini dirancang sebagai ruang pertemuan lintas komunitas, mulai dari seniman, pengrajin lokal, petani kecil, pelaku kuliner alami, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada gaya hidup sederhana dan berkelanjutan. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, pukul 09.00–23.00 WIB di tiga titik panggung yaitu Panggung Organik Yabbiekayu, Panggung Utara Dusun Tembi, dan Panggung Selatan Dusun Tembi.
Ketua Yayasan Ruang Karya Harmoni, Tyas Wening Maharsi, menegaskan bahwa BERSEMI tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang refleksi dan pembelajaran. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti pasar berkelanjutan, tur desa, tur kebun edukatif, lokakarya meracik teh herbal, kerajinan tangan, diskusi lingkungan, serta pertunjukan seni.
Menurut Tyas, masyarakat dari luar daerah tetap dapat mengikuti kegiatan belajar di Tembi meski di luar waktu festival.
“Di desa Tembi, kegiatan seperti membatik, belajar di Yabbiekayu, atau mengikuti kelas di Laksa Ganesha tetap bisa diikuti kapan saja. Jadi festival ini bukan satu-satunya kesempatan untuk belajar, tetapi menjadi momentum perayaan dari aktivitas yang sudah berjalan,” ujarnya di Yabbiekayu, Tembi (31/3/26).
Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan seni dari seniman lokal, di antaranya Sri Redjeki, Bagus Dwi Danto, King Masmus, Bonita dan Adoy, serta Poem Bengsing. Selain itu, kelompok Sedhut Senut akan menampilkan teater berbahasa Jawa, dan Flying Balloon Puppet menghadirkan pertunjukan teater boneka.
Selain pertunjukan seni, digelar pula gelar wicara bertema masa depan berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai komunitas yang telah menerapkan praktik hidup berkesadaran, seperti pengelola Bumi Langit, Yabbiekayu, Gelora Baik Sekolah Pagesangan, Pasar Papringan, dan Jagongan Coffee.

Project Manager BERSEMI, Ihsan Kurniawan menyampaikan bahwa festival ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi warga. Dengan melibatkan puluhan pelaku usaha lokal dan ratusan warga sebagai panitia dan pengisi acara, perputaran ekonomi diperkirakan meningkat signifikan dibanding kegiatan pasar rutin di Tembi.
“Biasanya pasar hanya berlangsung sore hari dengan perputaran sekitar satu juta rupiah untuk satu lapak makanan. Dengan festival yang berlangsung dari pagi hingga malam, perputaran ekonomi diharapkan bisa meningkat hingga tiga kali lipat,” jelas Ihsan.
Panitia menargetkan jumlah pengunjung lebih dari 1.000 orang, mengingat minat masyarakat terhadap workshop yang telah mencapai lebih dari 150 peserta sebelum festival berlangsung. Selain peserta workshop, kehadiran keluarga pendamping serta keterlibatan lebih dari 100 panitia dari warga setempat diperkirakan turut menambah jumlah pengunjung.
BERSEMI menempatkan warga Dusun Tembi bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku utama dalam setiap rangkaian kegiatan. Konsep ini diharapkan memperkuat rasa kepemilikan dan memastikan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih berkelanjutan berakar langsung dari kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara seni, edukasi, dan ekonomi lokal, BERSEMI Tembi Eco Creative Festival diharapkan menjadi ruang regenerasi nilai, yakni menghubungkan kembali manusia dengan alam, lingkungan, serta sesama dalam suasana yang hangat dan inklusif.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa6 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial5 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 hari yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
