Uncategorized
Demo Penyelewengan Dana Ratusan Juta di Kalurahan Ngunut Jadi Pemicu Aktifis Anti Korupsi Ini Nyalon Lurah
Playen,(pidjar.com)–Aktifis anti korupsi Gunungkidul, Dadang Iskandar kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Lurah (Pilur) Kalurahan Ngunut 2026. Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon lurah pada Rabu (22/7/2026).
Pada pencalonannya kali ini, Dadang membawa sejumlah gagasan untuk membenahi berbagai persoalan yang dihadapi Kalurahan Ngunut. Ia menilai, persoalan hukum, keuangan, hingga pertanggungjawaban anggaran menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi melalui tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan berintegritas. Sebelumnya pada akhir tahun 2025 silam, Kalurahan Ngunut sendiri sempat didemo warga berkaitan dengan dugaan korupsi hingga senilai ratusan juta.
Ditemui usai penyerahan berkas, Dadang mengatakan, dengan berbagai permasalahan dan kondisi pemerintah kalurahan yang saat ini terjadi di Kalurahan Ngunut menjadi dorongan untuk ia kembali mencalonkan diri mrnjadi lurah. Ke depannya, ia akan menekankan soal integritas pamong kalurahan dalam mewujudkan pembangunan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Bagaimana ke depan persoalan-persoalan ini bisa diatasi. Harus ada pencegahan agar tidak terjadi lagi. Integritas pamong harus benar-benar diterapkan untuk pembangunan dan kemajuan Ngunut,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini anggaran dasa yang dikelola sangatlah terbatas hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi lurah baru. Ia dengan segudang pengalamannya memiliki cara agar dengan keterbatasan anggaran namun program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat tetap dilakukan yakni dengan melakukan lobi-lobi dengan Pemkab, dewan, maupun meminta bantuan dari pihak-pihak tertentu.

Dirinya memiliki keprihatinan tersendiri pada infrastruktur di daerahnya. Sebab masih banyak jalan lingkungan yang dalam kondisi rusak. Jika dipercaya memimpin Ngunut, perbaikan jalan-jalan di gang menjadi salah satu program jangka pendek yang akan diprioritaskan.
“Jalan di gang-gang akan saya perbaiki agar mulus. Kemudian rumah tidak layak huni akan diinventarisasi dan diperbaiki satu per satu,” jelasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, ia juga bertekad memulihkan dan mengembalikan aset-aset kalurahan yang selama ini tidak lagi dapat dimanfaatkan. Aset tersebut nantinya diharapkan bisa kembali digunakan untuk mendukung program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bagaimana dengan dana desa yang minim kita tetap bisa berbenah. Bisa to mencari tambahan untuk perbaikan di wilayah Ngunut. Aset-aset desa yang menguap juga harus dipulihkan dan dikembalikan agar bisa digunakan untuk program desa,” katanya.
Dadang mengaku maju dalam Pilur Ngunut bukan semata-mata untuk mencari keuntungan pribadi. Ia menegaskan ingin mengabdikan pemikiran, jaringan, bahkan sumber daya pribadi yang dimilikinya untuk kemajuan masyarakat.
“Pada prinsipnya saya ingin memberikan yang terbaik, menyumbangkan pemikirian-pemikiran saya, jaringan saya, hingga finansial pribadi untuk Ngunut,” ucapnnya.
Adapun prinsip pribadi yang ia tanamkan pada dirinya yakni tidak ingin mencari keuntungan finansial dari pemerintahan kalurahan.
“Kalau cari uang jangan di desa. Itu yang saya tekankan pada diri saya sendiri. Saya juga memiliki usaha sendiri,” ungkap dia.
Program lain yang ingin diwujudkan adalah penyediaan ambulans desa yang layak dan dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, fasilitas tersebut harus benar-benar hadir sebagai layanan sosial tanpa membedakan latar belakang warga.
“Di Ngunut ini belum ada ambulan desa, nah kedepan harus ada ambulan yang tersedia di kalurahan 24 jam yang komplit surat-suratnya, siapaun yang membutuhkan bisa meminjamnya,” imbuh Dadang.
Selain program pembangunan, Dadang juga memberikan perhatian terhadap tradisi dan kebudayaan masyarakat Ngunut. Ia menyebut masyarakat Ngunut memiliki antusiasme tinggi terhadap kegiatan rasulan.
Jika terpilih, ia berjanji akan memberikan dukungan terbaik terhadap pelaksanaan tradisi tersebut. Bahkan, pada tahun pertama kepemimpinannya, ia berencana menyumbangkan satu ekor sapi sebagai doorprize dalam kegiatan bal-balan dengan menggunakan dana pribadinya.
“Kalau saya jadi lurah, rasulan akan saya berikan yang terbaik. Tahun pertama saya akan menyumbangkan doorprize satu ekor sapi dari uang saya sendiri,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga berencana menghadirkan hiburan kesenian seperti ketoprak RRI maupun wayang dengan menghadirkan bintang tamu ternama dalam kegiatan rasulan.
“Moto saya Ora Pelit, Ora Medhit, Siap Berbagi. Bareng Mas Dadang yang bahagia-bahagia saja,” tandasnya.
Dadang menambahkan, jabatan lurah bukanlah sesuatu yang seharusnya dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi. Menurutnya, kalurahan merupakan ruang pengabdian yang harus dijalankan dengan kesungguhan dan tanggung jawab.
“Kalurahan itu termasuk sakral. Kalau seseorang datang ke sini hanya untuk mencari-cari keuntungan, saya percaya akan ada konsekuensinya. Kalau mau berbuat baik, ya harus baik sekalian. Kalau mau sembrono, jangan mencalonkan diri sebagai lurah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Lurah Ngunut, Budi Asrori mengatakan, hingga sore kemarin ada 4 orang yang telah menyerahkan berkas pencalonan sebagai lurah Ngunut. Mereka diantaranya Purwanta yang telah menyerakhkan berkas pada hari pertama pendaftaran. Kemudian Danang Anwar Prabowo pada hari selasa, (21/07/2026).
“Tanggal 22 Juli ada Pak Edi Darmanto dan Pak Dadang Iskandar. Untuk pendaftaran sendiri masih sampai tanggal 23 Juli,” ungkap Budi Asrori.
-
Uncategorized3 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
