Info Ringan
Dinas Kebudayaan DIY Buka Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Muda Tampil di Istana Merdeka
Dinas Kebudayaan
Jogja,(pidjar.com)– Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan program Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 sebagai ajang pembinaan generasi muda berbakat di bidang seni musik dan budaya. Melalui program ini, peserta terbaik dari DIY akan berkesempatan mewakili daerah dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Mewakili Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Kasi Seni Pertunjukan Dinas Kebudayaan DIY, Zita Uttungga Dwi Maharani menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan GBN 2026 diawali dengan sosialisasi yang digelar pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi pintu masuk bagi proses seleksi tingkat DIY yang akan menjaring peserta berusia 16 hingga 23 tahun.
“GBN merupakan wadah pembinaan karakter bangsa melalui seni musik dan budaya. Nantinya, juara pertama dari audisi DIY akan dikirim ke tingkat nasional untuk bergabung dengan peserta dari seluruh provinsi,” ujar Zita.
Peserta terbaik hasil seleksi tingkat DIY akan mengikuti karantina nasional di Jakarta pada Agustus 2026 sebelum tampil bersama tim orkestra dan paduan suara nasional dalam upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Kesempatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena wakil DIY dapat berkontribusi langsung dalam perayaan kenegaraan.
Audisi tingkat DIY dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026, sementara pengambilan nada dasar akan dilaksanakan sehari sebelumnya, yakni 9 Juli 2026. Sebagai bentuk dukungan kepada calon peserta, Dinas Kebudayaan DIY juga akan menyelenggarakan workshop persiapan audisi pada 20 Juni 2026.

Menurut Zita, workshop tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai proses seleksi sekaligus membekali peserta dengan pengalaman teknis sebelum mengikuti audisi.
“Kami melihat dari tahun sebelumnya, banyak peserta yang baru pertama kali mengikuti audisi. Workshop ini akan membantu mereka lebih siap,” katanya.
Pendaftaran audisi dibuka hingga 6 Juli 2026. Adapun syarat peserta meliputi warga negara Indonesia berusia 16–23 tahun, berstatus belum menikah, serta memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik.
Dalam proses seleksi, peserta akan dinilai oleh lima orang dewan juri yang terdiri atas satu juri pusat dan empat akademisi musik dari DIY. Nama-nama juri daerah yang telah menyatakan kesediaannya antara lain Linda Sitinjak, Drijastuti Jogjaningrum, Retno Pujiwati, dan Pancasona Adji. Sementara itu, perwakilan juri dari pusat masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Kebudayaan.
Salah satu anggota dewan juri, Pancasona Adji yang juga dosen seni musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, menjelaskan sejumlah aspek yang menjadi fokus penilaian dalam audisi.
“Aspek penilaian meliputi kualitas materi suara, teknik vokal, interpretasi, kepatuhan terhadap partitur, serta kemampuan membaca notasi musik. Mayoritas sudah menyiapkan, tapi setelah maju jadi grogi, akhirnya tidak bisa menunjukkan kemampuan. Untuk itu kesiapan harus benar-benar 100 persen agar kapasitas dan bakat bisa keluar sepenuhnya,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp62 juta, dilengkapi trofi, plakat, dan piagam penghargaan. Untuk masing-masing kategori suara, Juara I akan memperoleh Rp5 juta, Juara II Rp4 juta, Juara III Rp3 juta, Juara IV Rp2 juta, dan Juara V Rp1,5 juta.
Kegiatan sosialisasi GBN 2026 juga menghadirkan para pemenang tahun sebelumnya sebagai narasumber inspiratif. Mereka adalah Gilbert Novaldo Tobing dan Theodora Naraku Natanayla Putri. Keduanya berbagi pengalaman selama mengikuti karantina nasional dan memberikan motivasi kepada calon peserta agar lebih percaya diri dalam menghadapi proses seleksi.
Melalui penyelenggaraan Gita Bahana Nusantara 2026, Dinas Kebudayaan DIY berharap dapat melahirkan talenta-talenta muda yang tidak hanya unggul dalam bidang seni musik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta semangat kebangsaan yang tinggi.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
