Pendidikan
Dinas Pendidikan Kaji Wacana Regrouping 9 Sekolah Dasar
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul tengah mengkaji rencana penggabungan atau regrouping sekolah dasar (SD) sebagai langkah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan pendidikan. Berdasarkan hasil pencermatan sejumlah aspek, terdapat sembilan sekolah yang dinilai berpotensi untuk digabung karena jumlah siswa yang tidak lagi ideal.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan hasil pencermatan data sekolah, ada sembilan SD yang berpotensi untuk digabung. Sekolah-sekolah tersebut memiliki jumlah peserta didik kurang dari 30 siswa, sehingga dinilai belum ideal untuk menunjang proses pembelajaran yang optimal.
Selain mempertimbangkan jumlah siswa, aspek jarak antar sekolah juga menjadi perhatian utama. Pemerintah berupaya memastikan akses pendidikan bagi siswa tetap terjangkau dan tidak menyulitkan.
“Prosesnya masih dalam tahap kajian. Belum ada keputusan final terkait sekolah mana saja yang akan digabung,” kata Nunuk Setyowati.
Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas interaksi belajar mengajar. Dengan jumlah siswa yang lebih proporsional, diharapkan kegiatan pendidikan dapat berjalan lebih dinamis dan efektif.
Namun demikian, Pemkab Gunungkidul memastikan bahwa setiap rencana regrouping akan dilakukan secara hati-hati. Kajian mendalam serta sosialisasi kepada masyarakat menjadi tahapan penting sebelum kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.
“Kami tidak ingin kebijakan ini menimbulkan resistensi. Sosialisasi akan dilakukan agar masyarakat memahami tujuan dari regrouping ini,” ujarnya.
Nunuk menambahkan, rencana tersebut mengacu pada Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang penataan satuan pendidikan, yang memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan penggabungan sekolah sesuai kebutuhan.
Sejak beberapa tahun lalu, sudah ada sejumlah sekolah yang kemudian diregouping demi efektifitas kegiatan belajar mengajar, ketugasan guru, serta biaya operasional.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
