Pendidikan
Komitmen TBIG dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi Berlanjut di 2026
Jakarta,(pidjar.com)– Komitmen PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”) dalam memajukan pendidikan vokasi terus berlanjut di tahun 2026. Hal ini kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan kunjungan industri siswa SMK Mutiara 17 Agustus Bekasi, sekaligus menjadi pelaksanaan ketiga program ini sepanjang tahun berjalan. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Kurikulum Unggulan TBIG dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia.
Melalui kunjungan ini, TBIG memberikan transfer pengetahuan serta keterampilan teknis yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi kepada para siswa. Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An, menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk mempelajari praktik serta teknologi yang saat ini digunakan oleh perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, sehingga mereka lebih siap memasuki industri yang terus berkembang.
Lebih lanjut, Lie Si An menegaskan bahwa program ini dilaksanakan secara rutin dan terbuka bagi seluruh SMK yang ingin berpartisipasi. Hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing siswa vokasi agar memiliki peluang lebih besar untuk bekerja sebagai tenaga profesional.
Sebanyak 55 siswa dan delapan guru mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh dengan pendampingan tenaga ahli dari internal TBIG. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik operasional serta teknologi terkini yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi, termasuk pengenalan dasar teknologi fiber optik.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa pendidikan vokasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang dinamis. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai.
“Kurikulum Unggulan TBIG dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di sekolah. Kami ingin memastikan siswa memiliki keterampilan yang relevan, khususnya di bidang teknologi fiber optik dan operasional telekomunikasi,” kata Herman.
Ia juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen TBIG dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan. (risbika)
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
