Sosial
Dua Hari Berturut-turut 3 Warga Gunungkidul Gantung Diri, Kapolres Imbau Pentingnya Peningkatan Keperdulian Sosial
Wonosari,(pidjar.com)– Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri selama ini seolah melekat di Gunungkidul. Setiap tahun, lebih dari 25 kasus gantung diri terjadi di Bumi Handayani. Sedangkan di triwulan pertama 2026 tercatat ada 8 kasus gantung diri, mirisnya lagi di penghujung bulan Maret ini dalam dua hari berturut-turut terdapat 3 orang yang ditemukan meninggal gantung diri. Hal ini menjadi keprihatinan tersendiri untuk dapat ditanggulangi, dari pihak kepolisian meminta warga untuk dapat meningkatkan keperdulian sosial sebagai cara paling sederhana menekan aksi bunuh diri.
Data dari kepolisian sampai 31 Maret 2026 tercatat ada kasus gantung diri. 30 Maret 2026 kemarin, dalam satu hari terjadi dua peristiwa gantung diri di lokasi berbeda yang pertama di Kapanewon Wonosari tak berselang lama sekitar 1 jam setelahnya, seorang lansia dari Kapanewon Nglipar juga ditemukan gantung diri. Kemudian di 31 Maret 2026 ini terdapat seorang pemuda di Kapanewon Semanu yang juga gantung diri.
Kapolres Gunungkidul, Damus Asa, mengungkapkan, dengan banyaknya kasus gantung diri di Gunungkidul ini ia mengingatkab betapa pentingnya peran masyarakat dalam mencegah kasus serupa kembali terjadi. Ia mengimbau agar kepedulian sosial di lingkungan sekitar ditingkatkan, terutama dalam lingkup keluarga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Peran keluarga sangat penting sebagai tempat pertama dalam memberikan dukungan emosional,” tegasnya.
Menurutnya, komunikasi dalam keluarga harus diperkuat guna mendeteksi sejak dini tanda-tanda depresi atau tekanan mental yang dialami seseorang.

Pun dengan jajaran kepolisian juga berupaya melakukan pendekatan-pendekatan dengan masyarakat melalui program polisi atau Bhabinkamtibmas sambang warga. Langkah ini sebagai upaya polisi untuk dapat mendeteksi dan mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
“Perkuat komunikasi, waspadai perubahan perilaku, dan segera cari bantuan profesional apabila diperlukan. Jangan sampai kondisi tersebut berujung pada tindakan yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa bunuh diri bukanlah solusi dari permasalahan hidup. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencari jalan keluar dalam setiap persoalan yang dihadapi.
“Setiap masalah pasti ada jalan keluar jika dihadapi bersama. Jangan memendam sendiri,” imbuhnya.
Selain itu, masyarakat diminta tidak ragu untuk melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan seseorang.
Polres Gunungkidul berharap dengan meningkatnya kepedulian sosial dan peran aktif masyarakat, angka kasus bunuh diri dapat ditekan, serta tercipta lingkungan yang lebih aman, peduli, dan kondusif.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
