Connect with us

Info Ringan

Enam Manfaat Sekoteng Bagi Tubuh

Diterbitkan

pada

Minuman asli dari Jawa Tengah dengan rasa jahe yang khas ini umumnya dihidangkan dalam kondisi masih panas. Untuk bahan lain yang umumnya dicampurkan ke dalam sekoteng seperti, kacang tanah, kacang hijau, potongan roti, dan pacar cina. Umumnya, sekoteng ini diminum pada malam hari sebagai teman udara dingin. Selain itu, biasanya sekoteng dijual keliling dengan cara menggunakan gerobak pikul. Satu sisinya untuk tempat panci air jahe beserta dengan kompornya dan satu sisi yang lain adalah tempat untuk bahan campuran serta tempat untuk mempersiapkan wedang sekoteng ini.

Dikarenakan jahe menjadi bahan utama dari sekoteng, maka minuman ini dikenal memiliki khasiat terutama untuk kesehatan tubuh. Alasannya adalah jahe ini memiliki senyawa kimia yang bisa menimbulkan efek positif pada lambung dan juga usus. Bahkan tidak hanya itu saja, senyawa yang terkandung pada jahe juga dikenal memiliki kemampuan untuk meredam rasa mual dengan cara memberikan efek di otak dan juga sistem saraf. Khasiat lain yang di hasilkan dari jenis rempah rempah ini adalah mampu mengurangi resiko stroke. Ramuan jahe tersebut sangat di percaya bagian apotek hidup keluarga menjadi penangkal penyakit stroke. Sekoteng yang memiliki komposisi dari seduhan wedang jahe memiliki khasiat luar biasa. Salah satunya dapat menurunkan kolestrol tubuh. Sangat baik di konsumsi para orang tua. Apalagi bisa menetralkan seusai anda memakan tempe goring, pisang goreng, dan sebagainya. Berikut ini merupakan enam kondisi yang efektif ketika diatasi dengan meminum sekoteng.

Berita Lainnya  Tujuh film tentang Game yang Menarik Ditonton

1. Pusing

Jahe yang terkandung di dalam sekoteng ini dipercaya memiliki kemampuan untuk meringankan pusing dengan cara merangsang aliran darah menuju otak. Selain itu, juga bisa meringankan mual.

2. Nyeri Menstruasi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa jahe memiliki khasiat mengurangi gejala nyeri saat menstruasi. Bahkan khasiat jahe ini bisa disamakan dengan obat seperti ibuprofen dan juga asam mefenamat.

3. Mencegah Morning Sickness

Sebenarnya morning sickness yang sering terjadi di awal masa kehamilan bisa diminimalisir dengan cera minum sekoteng. Hal ini disebabkan jahe ternyata juga berkhasiat bisa meminimalisir morning sickness.

Namun perlu Anda ingat, pada saat hamil tidak boleh sembarangan meminum obat-obatan tradisional seperti jehe. Untuk itulah sebelumnya disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda meminum sekoteng.

Berita Lainnya  Enam Tips Merawat Kulit Tubuh Saat Hamil

4. Mencegah Osteoporosis

Banyak hasil penelitian yang menyebutkan jika rasa sakit yang diakibatkan oleh kondisi seperti ini bisa diatasi dengan cara mengkonsumsi ekstrak jahe. Dan ekstrak jahe ini akan lebih nikmat lagi jika dijadikan minuman sekoteng. Senyawa kimia yang ada pada jahe ini dipercaya memiliki kemampuan untuk mengurangi zat kimia yang dapat memicu peradangan sendi dan juga dapat merangsang tubuh untuk memproduksi asam salisilat, yaitu zat yang dapat meringankan rasa sakit dan juga ketidaknyamanan.

5. Mual dan Muntah Paska Operasi

Mengkonsumsi jahe sebelum operasi juga diyakini dapat mengurangi rasa mual dan juga muntah setelah operasi.

6. Mengurangi Pusing dan Sakit Kepala

Berita Lainnya  Enam Manfaat Ajaib Meminum Jus Nanas Secara Rutin

Khasiat ini datang dari rasa jahe yang menghangatkan itu. Sebab rempah rempah jenis ini memang terkenal sebagai penyembuh sakit kepala yang ulung. Maka anda di anjurkan untuk meminumnya. Selain itu juga terdapat serai yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jadi ketika anda sakit, bisa segera di obati dan di tingkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Minuman alami dan menyehatkan bukan?

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler