Pendidikan
Hari Pertama Jalur Afirmasi SMA N 1 dan SMA N 2 Wonosari Langsung Penuh, Wali Murid : Banyak Orang Mampu Tempuh Jalur Ini
Wonosari, (pidjar.com)–Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 di Kabupaten Gunungkidul menuai keluhan. Sejumlah orang tua murid mengaku kecewa lantaran anak mereka gagal masuk SMA negeri favorit melalui jalur afirmasi meski merasa berasal dari keluarga yang layak mendapat prioritas.
Salah seorang orang tua murid asal Wonosari mengaku anaknya langsung mendaftar ke SMA Negeri 1 Wonosari melalui jalur afirmasi pada hari pertama pembukaan pendaftaran. Namun, ia terkejut lantaran kuota sekolah tersebut disebut sudah penuh sejak hari pertama. Kondisi serupa juga terjadi di SMA Negeri 2 Wonosari.
“Anak saya sudah belajar sungguh-sungguh. Baru hari pertama daftar sudah penuh dan otomatis terdepak dari dua sekolah tersebut. Anak saya langsung down,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Akibat tidak lolos jalur afirmasi, anaknya akhirnya memilih mendaftar melalui jalur domisili dan masuk dalam rayon II yang meliputi wilayah Playen. Menurutnya, kuota untuk jalur afirmasi yang hanya 30 persen tidak perlu disamakan dengan kuota domisili wilayah.
Ia menilai mekanisme seleksi jalur afirmasi masih menyisakan persoalan. Menurutnya, banyak keluarga yang secara ekonomi tergolong mampu justru berhasil memperoleh status desil yang masuk kategori penerima afirmasi sebelum proses pendaftaran berlangsung.

Dia juga mempertanyakan kebijakan pemerintah yang menjadikan data desil atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan utama dalam seleksi. Menurutnya, validitas data tersebut masih perlu diperbarui karena dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Gunungkidul Wasidi menegaskan proses penerimaan peserta didik dilakukan sepenuhnya melalui sistem sehingga peluang terjadinya kecurangan sangat kecil.
Menurut Wasidi, penetapan peserta jalur afirmasi mengacu pada data kesejahteraan yang telah ditetapkan oleh Dinas Sosial, yakni siswa yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4.
“Kalau ada yang merasa berhak mendapatkan jalur afirmasi tetapi tidak terbaca sistem, bisa mengajukan melalui mekanisme yang sudah disediakan dengan mengunggah bukti-bukti seperti Sink-G, KIP, tangkapan layar aplikasi Cek Bansos, kemudian ditambah surat pernyataan keaslian dokumen,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suci Rohmadi, mengakui sekolah-sekolah unggulan di DIY kembali menjadi tujuan utama para calon murid pada pelaksanaan SPMB tahun ini.
“Sekolah unggulan di kabupaten juga mengalami kondisi serupa. Di Gunungkidul, SMAN 1 Wonosari dan SMAN 2 Wonosari menjadi rebutan,” kata Suci.
Ia menjelaskan, pemerintah memperketat proses verifikasi jalur afirmasi agar kuota benar-benar diterima oleh siswa dari keluarga kurang mampu maupun penyandang disabilitas yang berhak memperoleh akses pendidikan.
Menurutnya, pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan surat keterangan tidak mampu yang diterbitkan menjelang masa pendaftaran. Sebaliknya, proses seleksi dilakukan melalui pemadanan berbagai sumber data dari sejumlah instansi.
“Kami melakukan integrasi data dengan Dinas Sosial kabupaten dan kota, data KIP, data kesejahteraan sosial, hingga penyaringan dari Dapodik. Tujuannya agar kuota afirmasi benar-benar diterima oleh siswa yang berhak,” pungkasnya.
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized5 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
