Pendidikan
Jelang Pengumuman Kelulusan Siswa SMA dan SMK di Tengah Pandemi Corona
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tinggal menghitung hari lagi, siswa-siswi SMA maupun SMK akan segera menerima pengumuman kelulusan. Namun di tahun 2020 ini banyak sekali perubahan mengenai sistematika yang diberlakukan pada tahun sebelumnya lantaran Pandemi Covid yang tengah mewabah. Saat ini, skema kelulusan tidak akan mempertimbangkan hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang ditiadakan pasca penerapan kebijakan darurat corona di Indonesia.
Kepala Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Sangkin mengungkapkan, pengumuman berkaitan dengan kelulusan siswa SMA dan SMK tidak ada pengunduran dari jadwal. Rencananya, pada 2 Mei 2020 mendatang, siswa-siswi akan segera mendapatkan hasil dari masa sekolahnya di SMA maupun SMK.
Sangkin menambahkan, penentuan kelulusan saat ini tidak seperti tahun sebelumnya di mana Ujian Nasional diselenggarakan.
“Nilai kumulatif siswa dari semester 1 sampai lima, nilai ujian sekolah dan hasil rapat dewan guru yang akan menentukan kelulusan anak didiknya,” ucap Sangkin, Senin (27/04/2020).
Pada tahun ini, pihaknya juga memberlakukan peraturan di mana sekolah pun tidak diperbolehkan mengumpulkan siswa saat pengumuman kelulusan. Ia mengimbau sekolah tetap mengikuti protokol Covid19.

“Kami harapkan anak tidak perlu merayakannya dengan konvoi, ikuti protokol Covid19,” imbuh dia.
Terpisah, Kepala SMKN 2 Wonosari, Ahmad Darmadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa teknis penentuan kelulusan. Di antaranya pos pengatur kelulusan siswa kelas 12 yang merupakan revisi dari pos sebelumnya.
“Karena yang sebelumnya masih mencantumkan syarat UN sebagai kelulusan,” jelasnya.
Pihaknya juga telah menyiapkan rata-rata nilai raort dari semester satu hingga lima. Selain itu, pihaknya juga menghitung nilai ujian sekolah dan nilai sikap siswa.
“Selasa besok kami juga akan melaksanakan rapat dewan guru untuk penentuan kelulusan, pengumuman kelulusan nanti akan dilaksanakan online,” beber Ahmad.
Pihaknya pun juga melarang siswa ke sekolah saat pengumuman kelulusan. Sekolah juga tidak mengadakan acara wisuda maupun mengundang orangtua siswa.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized1 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
