fbpx
Connect with us

Pendidikan

Jelang Pengumuman Kelulusan Siswa SMA dan SMK di Tengah Pandemi Corona

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Tinggal menghitung hari lagi, siswa-siswi SMA maupun SMK akan segera menerima pengumuman kelulusan. Namun di tahun 2020 ini banyak sekali perubahan mengenai sistematika yang diberlakukan pada tahun sebelumnya lantaran Pandemi Covid yang tengah mewabah. Saat ini, skema kelulusan tidak akan mempertimbangkan hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang ditiadakan pasca penerapan kebijakan darurat corona di Indonesia.

Kepala Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Sangkin mengungkapkan, pengumuman berkaitan dengan kelulusan siswa SMA dan SMK tidak ada pengunduran dari jadwal. Rencananya, pada 2 Mei 2020 mendatang, siswa-siswi akan segera mendapatkan hasil dari masa sekolahnya di SMA maupun SMK.

Sangkin menambahkan, penentuan kelulusan saat ini tidak seperti tahun sebelumnya di mana Ujian Nasional diselenggarakan.

“Nilai kumulatif siswa dari semester 1 sampai lima, nilai ujian sekolah dan hasil rapat dewan guru yang akan menentukan kelulusan anak didiknya,” ucap Sangkin, Senin (27/04/2020).

Pada tahun ini, pihaknya juga memberlakukan peraturan di mana sekolah pun tidak diperbolehkan mengumpulkan siswa saat pengumuman kelulusan. Ia mengimbau sekolah tetap mengikuti protokol Covid19.

“Kami harapkan anak tidak perlu merayakannya dengan konvoi, ikuti protokol Covid19,” imbuh dia.

Terpisah, Kepala SMKN 2 Wonosari, Ahmad Darmadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa teknis penentuan kelulusan. Di antaranya pos pengatur kelulusan siswa kelas 12 yang merupakan revisi dari pos sebelumnya.

“Karena yang sebelumnya masih mencantumkan syarat UN sebagai kelulusan,” jelasnya.

Pihaknya juga telah menyiapkan rata-rata nilai raort dari semester satu hingga lima. Selain itu, pihaknya juga menghitung nilai ujian sekolah dan nilai sikap siswa.

“Selasa besok kami juga akan melaksanakan rapat dewan guru untuk penentuan kelulusan, pengumuman kelulusan nanti akan dilaksanakan online,” beber Ahmad.

Pihaknya pun juga melarang siswa ke sekolah saat pengumuman kelulusan. Sekolah juga tidak mengadakan acara wisuda maupun mengundang orangtua siswa.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler