Connect with us

Fashion

Jogja Fashion Trend Gaungkan Modest Diversity di Hari ke Empat

Diterbitkan

pada

 

Jogja(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jogja Fashion Trend (JFT) memasuki hari keempat di Pakuwon Mall Yogyakarta, Jumat 14 Juli 2023.

Creative Director JFT 2023 Philip Iswardono mengatakan jika malam ini JFT mengangkat tema Modest Diversity.

“Kali ini JFT mengangkat Modest Diversity. Di mana para designer menampilkan unsur-unsur keanekaragaman budaya Indonesia. Sehingga keunikan-keunikan tertuang dalam karya-karya para designer,”ucap Philip.

Hari keempat malam, JFT menampilkan hasil karya para designer seperti Majalengka Ti Payun by Brahm Italia, Tan’eem, Diyah Ubudiyah, Wening Angga, Sevenbee by Dewinta Mega, Econana X Bemberg Textiles, Dwiwarna by Dwi Nurhasanah, Luvnic by Luffi, Almalika by Afifah Sabra, Iffah M Dewi, Sriti Gamplong X Djoen Leather X Gneo Footwear, Samsuga by Agus Sunandar.

Jogja fashion trend 2023

Jogja fashion trend 2023

Dalam pagelarannya, Wening Angga membawakan tema Border yang terinspirasi tembok Cina. “Koleksi warna kuat: hitam, navy, putih,” tandas Wening.

Berita Lainnya  Anne Avantie Sebut Pentingnya Pelaku Industri Punya Sudut Pandang dan Pemahaman dalam Hadapi Masalah

Luffi dari Luvnic memilih warna pastel untuk busana karyanya bertema Perjalanan. “Dari sebuah perjalanan kehidupan dengan tingkatannya,” kata Luffi.

Brahm Italia dengan label Majalengka Ti Payun memunculkan tema wastra Nusantara. Ia mengkolaborasi berbagai bahan: batik, tenun, lurik dan lukisan.

Jogja fashion trend 2023

Jogja fashion trend 2023

Adapun Iffah M Dewi memilih warna dominan biru dan merah untuk busana-busananya, yang terinspirasi cerita rakyat Lombok: Gunung Rinjani dan Mandalika.

Dyah Ubidiyah menampilkan busana pengantin muslim yang bertema Humanity. Kemudian Tan’eem memberikan geraian batik modern dengan memajang busana muslim modern chic.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler