Sosial
Membumikan Salam Pancasila Di Gunungkidul, BPIP Tegaskan Salam Pancasila Sebagai Salam Kebangsaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tengah gencar membumikan salam pancasila di masyarakat, salah satunya melalui sosialisasi pembinaan ideologi pancasila yang digelar pada Sabtu (15/04/2023) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yogyakarta. Kepala BPIP, Yudian Wahyudi bersama Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, Agus Moh. Najib turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengatakan jika salam pancasila merupakan salam pemersatu yang pemakaiannya tidak bermaksud mengganti salam keagamaan. Ia menegaskan jika salam pancasila sebagai salam kebangsaan yang mana merupakan pilihan tepat di ranah publik yang majemuk seperti di Indonesia ini.
“Sebelumnya salam pancasila yang dipopulerkan Mengawasi sempat menjadi kontroversi karena isunya akan mengganti salam keagamaan menjadi salam pancasila,” ucapnya.
Ia memastikan gagasan penggunaan salam pancasila bertujuan untuk menjembatani dan menjadi titik temu bagi masyarakat yang multikultural dan tidak melihat latar belakang apapun termasuk agama. Dijelaskannya, pancasila sebagai ideologi tidak terbantahkan peranannya. Menurutnya, pancasila mampu menyatukan berbagai suku bangsa dalam Indonesia.
“Sibuktikan dengan puluhan atau bahkan ribuan suku bangsa bersatu setelah proklamasi kemerdekaan, dan Pancasila jadi dasarnya,” imbuh Yudian.

Sementara itu, Penulis Buku Salam Pancasila, Khoirul Anam, menambahkan untuk semakin membumikan salam pancasila di masyarakat maka diperlukan alat penjelasan sehingga dirinya menulis buku Salam Pancasila sebagai sarana penjelasan ke publik. Disebutnya jika salam pancasila diharamkan kan mampu menjadi media mengharmonisasi nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain untuk meminimalisir konflik agama juga untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi masyarakat.
“Salam pancasila itu dalam hubungan kemanusiaan, jadi buku ini sebagai sarana penjelasan yang gamblang mengenai implementasi salam pancasila,” pungkasnya.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
