Uncategorized
Mulai Dibagikan Pertengahan Agustus, Ratusan Ribu Warga Gunungkidul Dapat Jatah Beras 30 Kilogram
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul menyebut jumlah penerima Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kabupaten Gunungkidul mengalami kenaikan pada penyaluran tahap Juli–September 2026 dibandingkan dengan periode sebelumnya. Bantuan cadangan pangan ini rencananya akan mulai dibagikan pada pertengahan Agustus ini.
Kepala Bidang Fakir dan Miskin Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul, Suyono mencatat pada penerimaan bantuan cadangan pangan ke depan ada sebanyak 162.274 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan tersasar bantuan pangan berupa beras.
Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penerima manfaat pada periode sebelumnya yang hanya 127.324 KK. Kenaikan ini mengacu pada hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) per 1 Juli 2026, khususnya pada kelompok masyarakat desil 1 sampai desil 4.
“Memang ada perubahan data sehingga daftar penerima bantuan CPP ada kenaikan,” kata Suyono, Selasa, (11/08/2026) saat dikonfirmasi.
Adapun perubahan jumlah penerima dipengaruhi oleh perubahan variabel dalam pemutakhiran data DTSEN.
“Variabelnya berubah naik,” ujarnya.
Suyono menegaskan bahwa peningkatan jumlah penerima berdasarkan DTSEN tidak dapat disamakan dengan kenaikan angka kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul. Menurutnya, klasifikasi desil dalam DTSEN berbeda dengan indikator tingkat kemiskinan.
“Berbeda antara tingkat kesejahteraan sosial desil dengan tingkat kemiskinan. Desil 1 sampai dengan 4 itu masyarakat yang harus mendapat perlindungan melalui bantuan sosial,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan pelaksanaan penyaluran CPP akan dimulai pada 18 Agustus sampai dengan September mendatang. Pada penerima manfaat ini mendapatkan bantuan beras untuk Juli, Agustus, dan September 2026.
“Mereka mendapat beras sebanyak 30 kilogram per KPM, atau setara tiga zak beras,” imbuh dia.
Adapun rapat koordinasi yanh digelar membahas terkait pelaksanaan penyaluran CPP. Pembahasan utama dalam rapat tersebut berkaitan dengan rencana teknis penyaluran di tingkat kalurahan serta koordinasi dengan Perum Bulog sebagai pihak penyalur.
“Topiknya rencana teknis penyaluran oleh kalurahan dan tim dari Bulog. Dengan adanya bantuan ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang masuk kelompok kesejahteraan sosial desil 1 hingga 4,” pungkas Suyono.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
