Connect with us

Uncategorized

Harga Sembako Diklaim Stabil di Tengah Ancaman Kemarau Panjang, Cabai dan Bawang Justru Turun

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com) – Harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Gunungkidul masih terpantau stabil di tengah ancaman musim kemarau panjang. Sejumlah komoditas hortikultura, seperti cabai dan bawang merah, justru mengalami penurunan harga.

Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengatakan pihaknya rutin melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Hasilnya, belum ditemukan gejolak harga maupun gangguan pasokan yang berarti.

“Secara stok juga masih aman, bahkan beberapa komoditas cenderung turun dibandingkan minggu sebelumnya,” ujar Kelik saat ditemui, Selasa (11/8/2026).

Pemantauan dilakukan di sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Argosari, Playen, dan Semin. Berdasarkan data Disdagnaker pada pekan awal Agustus, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga.

Berita Lainnya  Setelah Sempat Mahal, Harga Plastik di Gunungkidul Kini Turun hingga 25%

Harga cabai rawit hijau misalnya, turun Rp 5 ribu dari Rp 45 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sementara harga bawang merah turun Rp 5 ribu dari Rp 35 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Namun, sejumlah komoditas lainnya tercatat mengalami kenaikan. Harga daging ayam naik Rp 5 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Kemudian telur ayam ras naik Rp 500 menjadi Rp 24 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah besar naik Rp 5 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

Kelik mengatakan kondisi tersebut menunjukkan pasokan kebutuhan pokok di Gunungkidul masih relatif aman. Permintaan masyarakat juga disebut masih dalam kondisi normal sehingga belum memberikan tekanan berarti terhadap harga.

Berita Lainnya  Truk Molen Tabrak Motor di Jalan Rongkop-Baran, 3 Orang Meninggal di Lokasi Kejadian

“Berdasarkan hasil pemantauan dan komunikasi dengan para pedagang, permintaan masyarakat juga masih normal dan belum menunjukkan lonjakan yang signifikan,” jelasnya.

Meski demikian, Disdagnaker tetap mengantisipasi potensi kenaikan harga apabila kemarau semakin panjang dan memasuki puncaknya. Salah satu langkah yang disiapkan yakni menggelar pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan harga sejumlah komoditas.

Kelik menyebut rencana pasar murah tersebut akan dikoordinasikan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY.

“Berdasarkan koordinasi dengan Disperindag DIY nanti diperkirakan bulan Agustus akan ada pasar murah,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler