Connect with us

Sosial

Penjelasan DLH Mengenai Penutupan Goa di Proyek JJLS Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Pasca viral atas penemuan goa di Padukuhan Planjan, Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari banyak warga yang berdatangan ke lokasi pengerukan dan pembuatan JJLS. Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan dan membahayakan, pihak pekerja proyek dan Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul kemudian melakukan penutupan di mulut goa yang ditemukan dalam proses pengerukan tersebut.

“Hasil koordinasi dengan beberapa pihak dan arahan pimpinan maka diputuskan di lokasi yang ditemukan goa tersebut ditutup dulu. Pelaksanaan di titik tersebut sementara dialihkan ke lokasi penanganan lainnya,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, A. Hary Sukmono.

Lebih lanjut ia mengatakan, apabila di lokasi tersebut tidak dilakukan penutupan akan berisiko rentan jika terjadi runtuh dan sebagainya. Selain itu juga mengantisipasi vandalisme orang masuk ke gua dan merusak fenomena geologi tersebut.

Berita Lainnya  Abaikan Protokol Kesehatan, Warga Penerima Bantuan Sosial Berdesak-desakan di Kantor Kecamatan

“Penutupan ini bagian dari menyelamatkan fenomena alam itu,” jelasnya.

DLH dan pihak proyek telah berkoordinasi dengan Fakultas Geografi UGM, khususnya dengan Prof. Eko Haryono, seorang ahli karst untuk melakukan pengecekan dan kajian mengenai temuan di lapangan. Hasil kajian tersebut akan menjadi salah satu acuan keberlanjutan proyek di titik tersebut.

Selain itu, Harry mengatakan bahwa penemuan gua itu merupakan fenomena alam yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Mengingat mayoritas kawasan Bumi Handayani merupakan kawasan karst. Yang mana di kawasan karst di bawah tanah memiliki lorong-lorong sungai bawah tanah.

“Maka dari itu kita mengajak masyarakat untuk bisa memahami dan melihat kondisi itu terkait dengan fenomena alam, khususnya geologi yang ada di Kabupaten Gunungkidul,” sambung dia.

Berita Lainnya  Percepat Capai Herd Immunity, Dinkes Gunungkidul Targetkan 4000 Vaksinasi Per Hari

Sebagaimana diberitakan sebelumnua pada Selasa (15/10/2024) pekerja pembangunan JJLS menemukan sebuah goa dengan stalaktit dan stalagmit yang masih aktif. Pintu masuk ke goa tersebut sempit, namun di dalam luasnya sekitar 30 X 30 meter. Tinggi di dalam sekitar 5 meter.

“Saya belum pernah melihat gua sebagus itu. Dalamnya watu lintang (batu kristal karst) dan masih menetes airnya. Tadi malam banyak yang masuk untuk melihat, dalemnya gelap kebetulan pakai senter,” kata salah seorang warga setempat, Warijan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler