Connect with us

Sosial

Perduli Lingkungan, Ormas Ini Lakukan Kegiatan Gropyok Sampah

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar.com)– Sampah merupakan salah satu permasalahan yang masih menjadi PR pemerintah dalam penanganannya. Sebab saat ini, masih banyak yang membuang sampah sembarangan, selain itu beberapa waktu lalu Gunungkidul juga sering menjadi lokasi pembuangan sampah dari wilayah lain.

Prihatin atas permasalahan sampah di wilayah Kapanewon Panggang, Organisasi Masyarakat (Ormas) Muhammadiyah yang di inisiasi oleh Lazismu Kantor Layanan (KL) Panggang melaksanakan kegiatan “Gropyok Sampah”. Kegiatan yang dilaksanakan di jalan Bibal – Panggang ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panggang Sunu Raharjo mengatakan kegiatan Gropyok Sampah ini bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Forkompimkap), Lembaga dan AUM Muhammadiyah di Panggang, Kalurahan juga Karang Taruna. Selain kerjabakti juga dilakukan edukasi mengenai buang sampah sembarangan.

Berita Lainnya  In Memoriam Didi Kempot, Kisah Pembuatan Lagu Banyu Langit Yang Orbitkan Nglanggeran

Sesuai Perda nomor 14 tahun 2020, membuang sampah tidak pada tempatnya diancam pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Rendahnya kesadaran masyarakat yang tinggal dan melakukan aktifitas di lingkungan, menimbulkan anggapan bahwa wilayah jalan adalah tempat pembuangan sampah yang gratis, mudah atau praktis.

“Akibat dari pembuangan sampah sembarangan telah mengurai nilai keindahan dan kenyamanan lingkungan,”kata Sunu Raharjo.

Kegiatan ini disebut Sunu bertujuan untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat melalui bersih sampah plastik sepanjang jalan Bibal-Panggang.

“Kegiatan yang kami lakukan ini juga sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan semangat cinta lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat sepanjang jalan jalur wisata daerah Gunungkidul juga di kalangan masyarakat luas tidak hanya di sepanjang jalan tapi juga lingkungan masing-masing,”pungkas dia.

Berita Lainnya  Belasan Warga Gunungkidul Meninggal Gara-Gara TBC, Laki-Laki Dinilai Paling Rentan Tertular

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler