Uncategorized
Peredaran Narkoba Marak Terjadi di Gunungkidul, Hingga April Lalu Polisi Ungkap 18 Kasus
Wonosari,(pidjar.com)– Satuan Reserse Narkoba Polres Gunungkidul bersama berbagai pihak terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar dan generasi muda. Hal ini karena hampir setiap tahunnya kasus mengenai Peredaran narkotika, psikotropika, dan obat terlarang di Gunungkidul masih tinggi bahkan selalu mengalami peningkatan.
Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Larso, mengatakan hingga April 2026 Satresnarkoba Polres Gunungkidul telah menangani sebanyak 18 laporan kejadian terkait penyalahgunaan obat-obatan berbahaya, psikotropika, dan narkotika.
Dari pengungkapan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5.911 butir obat berbahaya yang melanggar Undang-Undang Kesehatan, 42 butir psikotropika, serta narkotika seberat 1,20 gram.
“Kalau dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama, bisa dikatakan ada peningkatan,” ucap ujar AKP Larso, Minggu, (03/05/2026).
Berdasarkan pemetaan dan pendataan yang dilakukan, mayoritas pelaku baik pengguna maupun pengedar barang terlarang tersebut masih berusia 20-an tahun.

Dengan kondisi ini, langkah preventif terus dilakukan melalui sosialisasi di berbagai sekolah tingkat SMP hingga SMA/SMK di wilayah Gunungkidul. Kegiatan tersebut turut melibatkan para Kapolsek serta Bhabinkamtibmas yang memanfaatkan momentum upacara sekolah untuk memberikan edukasi kepada para pelajar.
“Untuk sosialisasi sudah beberapa kali kami lakukan di sekolah-sekolah, baik SMP maupun SMA/SMK. Kapolsek dan Bhabinkamtibmas jajaran juga ikut membantu saat menjadi inspektur upacara,” tambah dia.
Tak hanya menyasar lingkungan sekolah, Satresnarkoba juga menggandeng instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Gunungkidul, dalam pelaksanaan sosialisasi terpadu. Sepanjang tahun 2026 hingga April, kegiatan serupa telah digelar sebanyak empat kali dengan menghadirkan sejumlah narasumber.
“Peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, jenis-jenis narkotika dan obat berbahaya, hingga tren peredaran narkoba yang saat ini mulai marak di wilayah Gunungkidul.
Dengan berbagai upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi yang masif diharapkN dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan usia produktif yang menjadi kelompok paling rentan terpapar peredaran barang haram tersebut.
“Harapannya tentu generasi muda bisa terselamatkan dari bahaya narkoba, baik sebagai pengguna, pemakai, maupun pengedar,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Kepemudaan, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Heru Pranowo. Beberapa waktu lalu, pihaknya juga melakukan edukasi dan sosialisas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di ke sejumlah sekolah di Kabupaten Gunungkidul dan ratusan pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan.
Sebagai upaya preventif melalui kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat, khususnya pemuda, terhadap bahaya narkoba.
“Saat itu kami hadirkan beberapa narasumber untu salah satunya Pondok Rehabilitasi Napza dan Ketergantungan Obat Elkana Saptosari dengan materi berkaitan pada dampak fisik, psikologis, dan sosial akibat penyalahgunaan narkoba. Termasuk proses pemulihan dan rehabilitasi bagi pengguna narkoba serta pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam proses pemulihan,” tandasnya
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
