Pariwisata
Piknik ke Pantai Widodaren, Pantai Perawan Yang Padukan Ketenangan dan Keindahan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tak hanya di pesisir timur Gunungkidul, geliat pariwisata di kawasan pesisir barat saat ini mulai terasa. Sejumlah pantai-pantai anyar mulai bermunculan. Meski belum seterkenal kawasan pesisir timur, namun dengan pengembangan jalur transportasi yang saat ini tengah digenjot, pantai-pantai di kawasan pesisir barat diperkirakan akan terus menunjukan tajinya dan terus berkembang. Apalagi secara keindahan, pantai-pantai di kawasan ini tak kalah indah.
Salah satunya yang kini mulai ngehits adalah Pantai Widodaren. Bagi kalangan umum, pantai yang terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari ini memang belum banyak yang tahu. Namun seiring berjalannya waktu, sejumlah kalangan wisatawan, terutama kalangan muda mulai mengenal dan bahkan berkunjung ke Pantai Widodaren. Sebuah hal yang cukup dipahami mengingat pantai ini sangat eksotis.
Sabtu ini, pidjar-com-525357.hostingersite.com akan sedikit mengulai mengenai keunikan dan daya tarik dari pantai Widodaren yang mampu menghipnotis para pengunjungnya. Tumbuhan hijau dan hamparan pasir putih yang tidak terlalu luas menjadi salah satu daya tarik dari pantai ini. Berkunjung ke pantai Widodaren, tak ada ruginya. Pantai ini juga memberikan suasana ketenangan yang tidak ada duanya.
Deburan ombak pantai ini juga tidak seganas pantai lainnya. Meski besar namun justru suara yang ditimbulkan membuat suasana semakin tenang. Terlebih pantai ini belum begitu banyak dijamah oleh tangan manusia sehingga masih begitu alami. Cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati kesunyian dan menghilangkan penat aktifitas sehari-hari.


Biasanya pantai ini diburu oleh para wisatawan untuk barcamping. Menghabiskan waktu bersama teman, menikmati ombak dan angin laut di malam hari. Sembari mengakrabkan hubungan pertemanan dan lebih mengenal satu sama lain.
“Bonusnya bisa menikmati sunset dan sunrise yang indah sekali,” kata salah seorang pengunjung, Krisna Adi, Sabtu (15/12/2018).
Selain dapat menikmati panorama hambaran pasir putih. Pengunjung yang suka tantangan juga dapat menikmati sensasi lain yakni menyusuri bukit yang ada di sekitar pantai. Dari bukit itu, pengunjung dapat menikmati gugusan beberapa pantai lain yang letaknya tidak jauh dari pantai Widodaren.
Jika lelah tak perlu khawatir kesusahan mencari tempat beristirahat. Pohon besar dan rindang banyak tumbuh subur di sekitar lokasi ini sehingga bisa digunakan untuk beristirahat sembari menikmati hijaunya tumbuhan.
Aktifitas lain yang dapat dilakukan di pantai ini selain bermain dan berenang juga dapat digunakan untuk memancing. Letaknya yang menjorok dan terdapat tebing-tebing yang menjulang tinggi sering kali digunakan para penghobi mancing untuk menyalurkan hobi melempar kailnya. Bukan ikan besar biasanya yang didapat melainkan ikan-ikan kecil yang diperoleh.
“Tenang dan asyik kalau berkunjung ke obyek ini. Seperti ingin kembali ke sini terus, pantas saja dijuluki pantai Widodaren karena seperti bidadari,” imbuh dia.

Namun yang harus diingat, berkunjung ke pantai ini memang perlu persiapan yang matang. Pasalnya fasilitas yang tersedia belum begitu lengkap. Memperhitungkan cuaca dan waktu juga sangat diperlukan, agar mendapat moment yang sangat pas. Jarak tempuh yang dibutuhkan juga cukup lama sekitar 45 menit hingga satu jam dari pusat kota Wonosari.
Pasalnya lokasi pantai ini memang cukup jauh, akses jalannya pun juga masih cukup buruk. Sehingga harus menggunakan kendaraan yang cukup prima pula. Membelah jalanan setapak, perbukitan dan hutan-hutan terlebih dahulu sebelum sampai dan menikmati indahnya Pantai Widodaren.
Rute yang dapat dilalui yakni, dari arah Wonosari menuju arah selatan (Paliyan) kemudian menuju arah Desa Kanigoro, dan mengambil jalur pantai Ngrenehan.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa5 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan5 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized5 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
