Kriminal
Potensi Klithih Mulai Terjadi di Gunungkidul, Begini Langkah Polres Gunungkidul
Wonosari,(pidjar.com)–Aksi yang diduga mengarah pada kejahatan jalanan menyeret belasan pelajar di Gunungkidul. Sebanyak 15 remaja, mayoritas masih duduk di bangku sekolah, beberapa waktu silam diamankan tim patroli Polres Gunungkidul saat diduga hendak melakukan aksi kekerasan jalanan pada Sabtu, 11 Maret 2026. Para remaja tersebut bahkan sempat menyabetkan senjata tajam yang mereka bawa kepada seorang pemotor.
Alih-alih langsung diproses pidana, kepolisian memilih langkah pembinaan. Namun, pendekatan ini bukan tanpa peringatan keras. Polres menegaskan, apa yang dilakukan para remaja tersebut sudah masuk kategori berbahaya dan berpotensi melanggar hukum.
Wakapolres Gunungkidul, Kompol Sumanto, mewakili Kapolres AKBP Damus Asa, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi alarm serius bagi semua pihak, terutama orang tua dan lingkungan pendidikan.
“Ini bukan kenakalan biasa. Sudah mengarah pada tindak kekerasan jalanan. Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi kejahatan serius,” tegasnya.
Dalam kegiatan pembinaan, Polres menghadirkan berbagai pihak mulai dari Dinas Pendidikan Gunungkidul, perwakilan sekolah, Bapas Kelas II Wonosari, pemerintah kalurahan, hingga orang tua para remaja. Semua diminta tidak lepas tangan.

Polisi secara terbuka menyoroti lemahnya pengawasan sebagai celah utama. Anak-anak yang masih di bawah umur, berkeliaran tanpa kontrol, berpotensi terjerumus pada tindakan kriminal.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Yahya Murray, bahkan menyampaikan ultimatum tegas kepada para remaja yang terlibat.
“Kali ini masih diberi kesempatan karena ada itikad baik dari pelapor yang mencabut laporan. Tapi kalau mengulangi, kami pastikan proses hukum akan berjalan. Tidak ada toleransi,” ujarnya.
Kasus ini sendiri berakhir dengan mediasi setelah pelapor mencabut laporan. Meski demikian, Polres menegaskan bahwa langkah persuasif ini adalah kesempatan terakhir, bukan kebiasaan.
Ke depan, patroli akan ditingkatkan dan pendekatan edukatif akan terus digencarkan. Namun polisi menegaskan, tanpa peran aktif orang tua dan masyarakat, upaya tersebut tidak akan maksimal.
Polres Gunungkidul mengimbau kepada seluruh orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari. Jangan beri ruang bagi potensi kejahatan jalanan tumbuh dari lingkungan terdekat.
Anak salah arah bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi cermin kelalaian bersama.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
