Connect with us

Peristiwa

Pulang Mancing, Purwanto Meninggal Mendadak Saat Berkendara

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Purwanto (60) warga Padukuhan Panggang II RT 01 RW 05, Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang meninggal dunia secara tiba-tiba di atas kendaraanya. Korban sendiri ditemukan pertama kali pada Kamis (10/01/2019) malam kemarin. Kejadian tersebut terjadi ketika dirinya melakukan perjalanan pulang usai memancing ikan di wilayah Pantai Kesirat.

Kapolsek Panggang, AKP Dani Purnama mengatakan, kejadian bermula ketika Purwanto mengendarai sepeda motor Honda Astera AB 3861 YB bersama rekannya, Sumarni (37) warga Padukuhan Pejaten, Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang.

“Mereka mengendarai kendaraan itu dari parkiran di wilayah Pantai Wohkudu, belum jauh dari lokasi itu, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Purwanto berhenti,” kata Dani, Jumat (11/01/2019).

Merasa ada yang aneh dengan berhentinya kendaraan itu, Sumarni mengajukan pertanyaan kepada Purwanto. Namun bukanya menjawab pertanyaan itu, Purwanto justru terjatuh ke aspal. Bersamaan dengan itu, motor berikut Sumarni pun juga ikut terjatuh.

Berita Lainnya  Puluhan Orang Meninggal Dunia Akibat Miras di Jawa Barat, Kapolres Gunungkidul Waspadai Wilayah Pantai

“Di sekitar lokasi memang tidak ada orang, kemudian pembonceng (Sumarni) berlari kembali ke Pantai Wohkudu untuk meminta pertolongan,” kata dia.

Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan. Petugas kepolisian yang mendengar kabar itu juga ikut menyusul. Mereka lalu membawa Purwanto ke Puskesmas Panggang.

“Dari hasil pemeriksaan medis koran dinyatakan sudah meninggal karena sudah tidak ada nafas dan denyut nadi. Tidak ada jejak luka ditemukan,” ungkap dia.

Sementara itu Kasi Humas Polsek Panggang, Aipda Sudarmadi mengungkapkan bahwa dugaan meninggalnya korban lantaran kelelahan. Hal tersebut dikarenakan tidak ada rekam medis korban yang menyatakan adanya penyakit serius yang diderita korban.

“Dari informasi yang diperoleh Polsek Panggang dari pihak keluarga korban sebelumnya korban mempunyai riwayat penyakit asam urat. Kesehariannya korban susah makan, kaki korban sebelah kiri sering mengalami bengkak,” kata dia.

Berita Lainnya  Gagal Nyalip, L 300 Hantam Motor di Semanu

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler