fbpx
Connect with us

Sosial

Sampah Semakin Melimpah, Kebutuhan TPS di Kawasan Wisata Sangat Mendesak

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kebutuhan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan obyek wisata dinilai kian mendesak. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul berencana akan melakukan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah selatan. Tak main-main anggaran dana sebesar Rp 15 miliar pun siap digelontorkan.

Berkembang pesatnya pariwisata di Kabupaten Gunungkidul berbanding lurus dengan tingginya kunjungan wisatawan. Hal tersebut turut memicu banyaknya limbah yang muncul dari berbagai lokasi wisata.

Limbah rumah makan serta sisa sampah dari para pengunjung patut penjadi perhatian. Sebab selama ini di kawasan wisata pada khususnya bagian selatan belum memiliki adanya TPA.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Agus Priyanto mengatakan, peralihan kewenangan pengelolaan sampah dari Dinas Pariwisata ke DLH langsung ditanggapi dengan positif. Rencananya pada tahun 2018 ini pihaknya akan melakukan pembangunan TPA.

"Kebutuhan TPA sangat mendesak, kita akan mulai bangun di wilayah selatan pada tahun ini," kata Agus, Jumat (16/02/2018).

Dikatakan Agus, pembangunan TPA sendiri dilakukan sebagai antisipasi sampah pengembangan wilayah strategis JLLS dan Pembangunan NYIA. Saat ini pihaknya pun telah melakukan kajian-kajian untuk pemilihan lokasi.

"Masih kita kaji, anggaran kalau tidak ada perubahan sebesar Rp 15 miliar dari APBN," imbuh dia.

Ditambahkan Agus, saat ini pihaknya juga melakukan sosialisasi ke tiap desa agar memiliki bank sampah. Sebab sampah menurut Agus jika tidak ditangani dari lingkungan sekitar maka akan menjadikan dampak negatif yang cukup besar.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler