Connect with us

Pemerintahan

Target PAD Perparkiran Dipatok 2,4 Miliar, Pengelolaan Kawasan Kota dan Wisata Dioptimalkan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)– Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul membidik kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir pada tahun 2026. Kenaikan target sendiri dipatok sebesar 20% dari pendapatan tahun 2025. Adapun pada tahun lalu, Pemkab Gunungkidul meraup PAD mencapai Rp2 miliar,. Target PAD parkir sendiri untuk tahun 2026 sebesar Rp2,4 miliar.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran (PJUP) Dishub Gunungkidul, Hari Sulaksono, mengatakan peningkatan target tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor perparkiran.

Menurutnya, Dishub akan melakukan pemetaan sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi untuk dioptimalkan guna mendongkrak penerimaan retribusi parkir.

“Target PAD parkir tahun 2026 mencapai Rp2,4 miliar. Kami akan memaksimalkan lokasi-lokasi yang berpotensi serta melakukan pengawasan yang lebih intensif,” kata Hari saat ditemui, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, target tersebut menjadi tantangan tersendiri karena hingga saat ini belum ada kenaikan tarif retribusi parkir yang mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023.

“Ini menjadi tantangan karena belum ada penyesuaian tarif retribusi. Jadi peningkatan pendapatan harus dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan dan pengawasan,” ujarnya.

Hary mengakui ruang pengelolaan parkir yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah masih terbatas. Karena itu, pembangunan fasilitas parkir baru dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan PAD di masa mendatang.

Berita Lainnya  Tahun 2020 Mendatang, Dua Dinas di Gunungkidul Berubah Sebutan

Beberapa kawasan wisata disebut memiliki potensi besar untuk menyumbang pendapatan parkir, di antaranya kawasan Pantai Sepanjang yang saat ini tengah ditata. Selain itu, kawasan wisata Nglanggeran juga diproyeksikan menjadi sumber pendapatan baru setelah proses serah terima pengelolaan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul selesai dilakukan.

“Tentu penataan kawasan wisata seperti Pantai Sepanjang nantinya dapat menambah kontribusi PAD parkir. Begitu juga kawasan wisata Nglanggeran yang masih menunggu proses serah terima,” jelasnya.

Selain mengoptimalkan lokasi parkir, Dishub juga terus melakukan penertiban terhadap juru parkir (jukir). Pengelolaan parkir saat ini menggunakan sistem kontrak dengan penyedia jasa parkir.

Dalam skema tersebut, penyedia parkir yang tidak mampu memenuhi target setoran sesuai kontrak tidak akan diperpanjang pada tahun berikutnya.

Berita Lainnya  Mantap, 2 Putra Asli Gunungkidul Masuk Tim Revisi UU ITE

“Kalau tidak mampu memenuhi kontrak yang telah ditetapkan, maka tidak bisa melanjutkan kontrak pada tahun berikutnya. Sistem ini kami gunakan untuk mendorong kinerja pengelolaan parkir,” terang Hari.

Sementara itu, Sekretaris Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, menyebut realisasi PAD dari sektor parkir hingga Mei 2026 telah mencapai Rp793.285.000. Pendapatan tersebut berasal dari dua sumber, yakni parkir kebijakan umum dan parkir khusus.

Menurut Bayu, capaian tersebut menunjukkan tren positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Januari hingga Mei 2025, pendapatan parkir tercatat sekitar Rp751 juta.

“Realisasi sampai Mei tahun ini mencapai Rp793 juta. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan. Ini salah satunya karena pengawasan yang lebih intensif,” kata Bayu.

Dengan capaian tersebut, Dishub optimistis target PAD parkir sebesar Rp2,4 miliar pada 2026 dapat tercapai, meski tanpa kenaikan tarif retribusi. Optimalisasi kawasan wisata dan penguatan pengawasan menjadi strategi utama untuk mengejar target tersebut.

Berita Lainnya  Anggaran Membengkak Hingga 80 Miliar, Komisi B Tolak Revisi DED Pembangunan Gedung DPRD Oleh Tim Bupati

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler