Pemerintahan
Resmi, Harga Pertamax Naik 32 Persen Jadi Rp 16.250
Wonosari, (pidjar.com)- PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai hari ini, 10 Juni 2026. Kenaikan harga terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Green, sementara harga BBM subsidi yakni Pertalite dan BioSolar dipastikan tidak mengalami perubahan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator. Kebijakan tersebut mengacu pada mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi serta distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat,” ujar Roberth dalam keterangan persnya, Rabu (10/6/2026).
Dalam penyesuaian harga ini terbaru ini, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.
Adapun harga Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp 20.750 per liter. Untuk produk diesel non-subsidi, Dexlite tetap dijual Rp 23.000 per liter dan Pertamina Dex Rp 24.800 per liter.

Meski terjadi kenaikan pada sebagian produk BBM non-subsidi, Pertamina memastikan harga BBM subsidi tidak berubah. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, sedangkan BioSolar subsidi tetap Rp 6.800 per liter.
Roberth menegaskan Pertamina terus menjaga ketersediaan pasokan dan kualitas BBM di seluruh wilayah Indonesia agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyebut mayoritas konsumsi BBM masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DIY masih didominasi produk subsidi yang tidak mengalami perubahan harga.
Berdasarkan data hingga Juni 2026, konsumsi Pertalite mencapai 73,3 persen dari total konsumsi BBM jenis gasoline. Sementara Pertamax menyumbang 25,9 persen dan gabungan Pertamax Turbo serta Pertamax Green hanya sekitar 0,9 persen.
Pada segmen gasoil, konsumsi BioSolar tercatat mencapai 96,6 persen. Sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex secara total hanya sekitar 3,4 persen.
“Mayoritas konsumsi BBM masyarakat masih berasal dari produk subsidi dan penugasan yang tidak mengalami perubahan harga. Karena itu, dampak penyesuaian harga BBM non-subsidi terhadap masyarakat secara luas relatif terbatas,” ujar Taufiq saat dihubungi.
Ia menambahkan, lebih dari 98 persen konsumsi BBM masyarakat di wilayah Jawa Bagian Tengah berasal dari produk yang tidak mengalami penyesuaian harga.
Pertamina memastikan akan terus menjalankan distribusi energi sesuai ketentuan pemerintah serta menjaga ketersediaan pasokan BBM di seluruh daerah.
Daftar Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
BBM Subsidi
* Pertalite: Rp 10.000/liter (tetap)
* BioSolar: Rp 6.800/liter (tetap)
BBM Non-Subsidi
* Pertamax: Rp 16.250/liter (naik dari Rp 12.300)
* Pertamax Green 95: Rp 17.000/liter (naik dari Rp 12.900)
* Pertamax Turbo: Rp 20.750/liter (tetap)
* Dexlite: Rp 23.000/liter (tetap)
* Pertamina Dex: Rp 24.800/liter (tetap)
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
