Connect with us

Pemerintahan

Tinggal Mencari Lokasi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Akan Bangun Museum

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setelah melakukan kajian dengan para ahli, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul memastikan akan membangun sebuah museum di Bumi Handayani. Nantinya, pembangunan akan dilaksanakan setelah taman budaya selesai dibangun. Meski belum bisa terealisasi dalam waktu dekat, namun pemerintah saat ini terus melakukan pembahasan dan pematangan rencana.

Kepala Bidang Sejarah, Bahasa, Sastra dan Permuseuman Kundha Kabudayan, Sigit Pramudyanto mengatakan, berdirinya sebuah museum di Kabupaten Gunungkidul sangatlah diperlukan. Pasalnya, dengan adanya museum akan menimbulkan efek domino. Dimana peninggalan sejarah dapat terkumpul menjadi satu dan menjadi salah satu daya tarik wisata.

“Kajian mengenai perlu dibangunnya museum sudah kami lakukan. Tinggal mencari lokasi yang cocok untuk dibangun,” kata Sigit Pramudyanto, Jumat (04/8/2020).

Tidak menutup kemungkinan, nantinya museum ini akan dibangun di kompleks Taman Budaya, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen. Adapun konsepnya merupakan museum umum yang menampung informasi tentang prasejarah, zaman mataram islam, perjuangan jendral Sudirman dan memuat budaya-budaya serta peninggalan bersejarah asli Gunungkidul lainnya.

Berita Lainnya  Bantuan Warga Isolasi Mandiri Menipis, Dinsos Ajukan Tambahan Anggaran

“Konsep itu yang nantinya akan kami usulkan. Untuk kapan terealisasinya tentu kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah. Kita tunggu pembangunan taman budaya selesai baru kita mulai usulkan museum ini karena nanti prosesnya juga panjang,” jelas dia.

Menurutnya, kekayaan alam dan budaya di Gunungkidul sangatlah beragam sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Harapannya, dengan adanya museum di Bumi Handayani dapat mengedukasi masyarakat mengenai sejarah Gunungkidul dan sebagai salah satu pilihan wisata budaya dengan edukasi tinggi.

“Sementara untuk kegiatan yang dilakukan adalah wajib kunjung museum bagi pelajar dan masyarakat. Secara berkala ada 15-30 orang yang ikut dalam kunjungan ke museum di DIY,”paparnya.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto mengaku bahwa hingga saat ini belum ada koordinasi lanjutan mengenai pembangunan museum di Gunungkidul. Meski begitu, pembangunan museum sendiri memang menjadi sebuah harapan yang dapat terealisasi.

Berita Lainnya  Viral Tiktok Manula Hidup Terkatung-katung, Ini Penjelasan Panewu

“Nanti akan kami upayakan koordinasi lanjutan. Ini yang kita inginkan, dan sangat diperlukan untuk menunjang kepariwisataan dan mengenalkan potensi dan kekayaan Gunungkidul,” ucap dia.

Dengan adanya museum tentu ada beragam efek yang nantinya akan dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat, maupun pengunjung. Pengetahuan mereka akan jauh lebih terbuka dan luas, disisi lain nanti juga menghidupkan roda ekonomi warga Gunungkidul.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler