Connect with us

Pemerintahan

Tunggu Draft Perbup Rampung, Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2018 Bisa Segera Dicairkan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam waktu dekat ini, dana desa tahap pertama senilai puluhan miliar rupiah akan segera dicairkan ke 144 desa di Gunungkidul. Diharapkan dengan pencairan pertama di awal tahun 2018 ini, pemerintah-pemerintah desa bisa segera melaksanakan program pembangunan yang telah dirancang.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat DP3AKBPMD Gunungkidul, Subiyantoro memaparkan, pihaknya saat ini tengah menyusun draft Peraturan Bupati (Perbup) yang nantinya akan mengatur mengenai dana desa di tahun 2018 ini. Proses ini diperkirakan akan bisa dirampungkan pada akhir Januari 2018 mendatang.

“Jika draft Perbupnya sudah terselesaikan, maka dana desa sudah bisa dicairkan,” beber Subiyantoro, Kamis (18/01/2018) siang.

Subiyantoro juga memastikan bahwa Dana Desa untuk tahun 2018 di Kabupaten Gunungkidul dipastikan mengalami penurunan. Total, dana desa mengalami penurunan sebanyak 14 miliar dari jumlah yang diterima pada tahun 2017 silam yakni sebanyak 132 miliar. Seperti ia pernah beberkan sebelumnya, penurunan jumlah penerimaan dana desa ini merupakan buntut dari keputusan dari pemerintah pusat untuk membagi dana desa berdasarkan prioritas khusus.

Berita Lainnya  Gandeng Pihak Ketiga Kembangkan UMKM, Desa Sambirejo Yakin Mampu Sejahterakan Masyarakat

“Gunungkidul termasuk daerah yang mengalami penurunan penerimaan dana desa, dan ini berimbas ke dana desa yang dibagikan ke desa-desa di Gunungkidul. Seluruhnya mengalami penurunan,” lanjutnya.

Menurutnya, penurunan dana desa ini dapat mempengaruhi program-program pembangunan di desa. Imbas penurunan ini dapat menunda program-program yang dijalankan di desa, khususnya untuk program fisik seperti pembangunan infrastruktur desa.

"Penurunan ini memang akan menghambat pelaksanaan satu dua program, terutama pembangunan fisik yang membutuhkan biaya yang banyak," ujarnya.

Kendati terjadi penurunan, pihaknya pun meminta kepada pemerintah-pemerintah desa agar dapat mengoptimalkan dana desa yang sudah ada.

"Desa kami minta tetap jalankan program seperti biasanya. pemerintah desa dapat mengalokasikan kepada program yang prioritas terlebih dahulu," ujarnya.

Berita Lainnya  Gunungkidul Suprlus Gabah Kering 34 Ribu Ton

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler