Connect with us

Info Ringan

Empat Hal Biasa Ditemui yang Jarang Diketahui Fungsinya

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam keseharian, Anda banyak berjumpa dengan berbagai hal yang seringkali Anda anggap biasa dan Anda merasa tidak perlu tahu lebih jauh tentang hal-hal tersebut. Anda cenderung hanya menerima begitu saja dan menganggapnya bukan sebuah masalah atau memang tidak terlalu peduli dengan hal tersebut karena sudah biasa terjadi. Semacam take for granted. Menerima tanpa mempermasalahkan atau mempertanyakan kenapa hal tersebut ada atau terjadi. Padahal di balik setiap fenomena selalu ada sejarah, peristiwa atau pertimbangan-pertimbangan tertentu yang seringkali manarik untuk diketahui sehingga fenomena itu menjadi ada atau harus ada dan juga berkelanjutan.

Kali ini Pidjar akan menampilkan sejumlah hal yang mungkin belum banyak diketahui oleh Anda semua, terkait dengan barang-barang yang selama ini sudah sangat umum dalam keseharian Anda namun memiliki elemen unik yang seringkali lepas dari perhatian Anda dan Anda menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak penting. Dihimpun dari berbagai sumber, yuk simak.

Bolongan Di Tengah Kue Donat

Anda semua tentu sudah kenal donat. Makanan ini sangat populer di kalangan masyarakat mana pun. Bentuknya yang paling historis adalah bundar dan memiliki bolongan di tengahnya. Membuat makanan ini nampak khas dibandingkan makanan – makanan lain. Tapi tahukah Anda bahwa bolongan di tengah kue donat itu dibuat bukan tanpa alasan? Anda mungkin selama ini mengira bolongan itu hanya sekadar untuk kebutuhan desain kue donat agar terlihat unik. Meski saat ini donat juga sudah dibuat secara penuh tanpa bolongan.

Berita Lainnya  Enam Makanan untuk Penggemar Pedas

Tapi faktanya, desain donat yang bolong itu dulunya bukan karena para pembuat donat tidak punya alat untuk membuat donat secara penuh. Melainkan karena jaman dulu agak susah membuat adonan donat secara matang seluruhnya dari sisi hingga ke tengahnya.  Itu sebabnya bagian tengah kemudian dibolongin, agar mereka dapat membuat donat yang matang dengan sempurna. Kalau sekarang sih alat masak sudah semakin canggih, jadi bikin donat secara full pun sudah semakin mudah.

Kacamata Gelap Bukan Sekadar Untuk Bergaya

Barang ini juga sudah sangat familiar dalam kehidupan Anda. Banyak yang menggunakannya di mana pun, sebagian besar untuk keperluan bergaya. Dari kalangan orang biasa hingga figur publik banyak yang memakai sunglasses atau kacamata gelap ini. Tapi tahukah anda bahwa asal muasal kacamata gelap tidak sesederhana namanya?

Konon dulu kacamata macam ini memang diciptakan dan digunakan oleh orang-orang Arctic untuk melindungi mata mereka dari silaunya salju yang terkena sinar matahari musim dingin. Tapi kacamata gelap ini kemudian populer di kalangan para hakim di Tiongkok pada abad ke 12 untuk menyembunyikan atau menyamarkan ekspresi dan emosi mereka dari para saksi saat bertugas dalam sidang. Hal yang kurang lebih mirip juga dapat Anda temui di kalangan para bodyguard yang mengenakan kacamatan gelap untuk menyembunyikan arah pandangan mata mereka dari orang lain. Jadi kalau mau lirak lirik gebetan tanpa ketahuan, silakan pakai kacamata gelap.

Berita Lainnya  Resep Rujak Kangkung

Bolongan Kecil Di Gembok Itu Ada Gunanya

Gembok adalah alat yang umum Anda gunakan untuk mengunci pagar rumah atau kandang binatang. Kalau Anda perhatikan, biasanya di bagian bawah gembok bisa Anda temui sebuah lubang keciil dekat dengan keyhole atau lubang kunci. Kebanyakan orang tidak tahu fungsi dari lubang kecil ini. Padahal lubang ini bisa membantu Anda berhemat pengeluaran.

Kunci gembok kadang menjadi seret saat digunakan, yang biasanya banyak terjadi pada musim hujan. Kebanyakan orang akan mengira gemboknya sudah rusak dan memutuskan beli gembok baru. Padahal dengan meneteskan oli mesin secukupnya ke dalam lubang kecil itu, gembok akan dapat berfungsi kembali seperti sebelumnya. Intinya, bagian dalam gembok butuh pelumas. Jadi kalau mengalami gembok seret, jangan buru-buru beli yang baru ya.

Garis Merah di Bagian Pinggir Buku Catatan

Sebagian Anda mungkin tahu tentang desain buku catatan atau notebook yang di bagian dalamnya terdapat garis vertikal berwarna merah di dekat sisi bagian luar setiap halamannya. Anda mungkin mengira garis merah memanjang dari atas ke bawah itu berfungsi sebagai pembatas untuk Anda menulis agar tulisan Anda rapi. Tapi faktanya, garis merah itu punya cerita sejarah yang tidak terduga yang menyebabkan ia muncul di sana. Konon garis merah itu dibuat karena pada jaman dulu, buku yang berbahan kertas kerap menjadi sasaran gerogotan tikus. Dan bagian yang biasanya digerogoti adalah bagian pinggir luar. Seringkali terjadi bahwa ketika buku sudah penuh dengan catatan informasi, tikus malah datang menggerogoti sehingga sebagian informasi itu, khusunya yang tertulis di bagian pinggir luar hilang bersama kertas yang digerogoti.

Berita Lainnya  Enam Makanan Penjaga Metabolisme Saat Pancaroba

Untuk mengatasinya, orang mulai membuat garis merah di dekat bagian pinggir luar setiap halaman sebagai penanda mulai menulis, dan membiarkan sebagian pinggir luar tetap kosong sebagai tindakan jaga-jaga kalau-kalau digerogoti tikus.  Karena tikus memang biasanya hanya menggerogoti bagian pinggir luar buku. Jadi intinya mereka menyediakan sebagian dari tubuh buku untuk digerogoti tikus. Hmmmm, mungkin bisa dikategorikan sebagai peyayang binatang? Jadi seperti itu 4 hal yang sering Anda temui di keseharian yang tidak terlalu Anda hiraukan namun ternyata memiliki cerita yang tidak terduga di baliknya. Informasi ini semoga dapat meningkatkan kualitas hidup anda dengan pengetahuan yang menghibur.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler