fbpx
Connect with us

Info Ringan

Tujuh Bahaya Radikal Bebas Pada Kulit

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan kondisi negatif tertentu. Tidak hanya merusak sel lain, radikal bebas juga bisa merusak DNA yang menjadi benih tumbuhnya penyakit. Radikal bebas dikaitkan dengan penyakit manusia, termasuk kanker, aterosklerosis, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan banyak lainnya. Perlu Anda ketahui juga, zat yang menghasilkan radikal bebas dapat ditemukan dalam makanan, obat-obatan, udara yang Anda hirup, hingga air yang Anda minum. Pada akhirnya, radikal bebas dapat menyerang dan menyebabkan kerusakan pada berbagai sel tubuh. Asam nukleat, lipid, dan protein adalah unsur-unsur yang bisa terkena dampaknya. Berikut adalah beberapa bahaya radikal bebas yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya:

1. Menimbulkan stres oksidatif

Gangguan radikal bebas yang harus diwaspadai adalah stres oksidatif. Beberapa gangguan yang bisa terjadi adalah stroke, hipertensi, tukak lambung, radang sendi, Alzheimer, hingga Parkinson. Selain itu, radikal bebas dapat merusak kode DNA, sehingga sel baru tumbuh dengan tidak benar dan menyebabkan penuaan.

2. Masalah pada kulit

Bagaimana kaitan antara radikal bebas dengan kulit? Penjelasannya adalah ketika elektron mencoba menyeimbangkan dirinya dengan mengambil elektron ekstra dari atom yang ada di kulit. Ketika atom diambil dari sel kulit, disaat itulah terjadi kerusakan pada DNA kulit. Kerusakan ini dapat merusak atau mempercepat penuaan pada kulit. Tanda kulit yang terkena radikal bebas adalah mengalami perubahan warna kulit, muncul bintik cokelat, menurunnya elastisitas kulit muncul kerutan pada kulit dengan cepat.

3. Kerusakan sel

Pada umumnya, sel jaringan organ tubuh memiliki kemampuan untuk menangkal serangan radikal bebas. Namun seiring peningkatan usia, degradasi alami dan rangsangan untuk membentuk radikal bebas dari lingkungan, kerusakan jaringan oleh radikal bebas tidak bisa dihindari. Seperti paparan sinar matahari berlebihan dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel kulit. Selain itu, radikal bebas juga dapat menyerang organ dalam seperti paru-paru akibat radikal bebas dari rokok.

4. Penyempitan pembuluh darah

Penyebab kematian utama dari radikal bebas adalah aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah oleh plak. Penumpukan plak tersebut terjadi saat lapisan sel pada dinding dalam arteri yang bertugas menjaga kelancaran aliran darah mengalami kerusakan. Plak yang menyebabkan aterosklerosis terdiri dari zat lemak, fibrin (zat dalam darah), kolesterol, dan kalsium.

5. Penyakit kronis

Karena penyakit yang disebabkan radikal bebas bersifar kronis, sehingga dibutuhkan bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit kronis tersebut adalah katarak, jantung, menurunnya fungsi ginjal dan kanker.

6. Kerusakan DNA

Kerusakan DNA bisa terjadi apabila ada lesi pada susunan molekul, apabila tidak segera mendapatkan penanganan dan terjadi sebelum replikasi maka bisa terjadi mutasi. Radikal oksigen dapat menyerang DNA jika terbentuk disekitar DNA seperti pada radiasi biologis. Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler