Connect with us

Pemerintahan

Kado Manis HUT ke 187, Pemkab Gunungkidul Raih Penghargaan Bergengsi Opini WTP

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kado manis didapat oleh Kabupaten Gunungkidul dalam ulang tahunnya yang ke 187. Pemkab Gunungkidul mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menandakan adanya pengelolaan keuangan yang baik dalam pemerintahan di bumi handayani ini. Opini WTP ini merupakan yang ketiga kali didapat oleh Pemkab Gunungkidul setelah pada tahun 2016 dan 2017, juga mendapatkan penghargaan yang sama.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Putro Sapto menyatakan bahwa penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi pihaknya dalam terus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola keuangan daerah. Evaluasi sendiri penting dilakukan mengingat ada beberapa catatan dari BPK yang menjadi sedikit noda dalam penghargaan opini WTP yang didapat Pemkab Gunungkidul tersebut.

Ia beberkan lebih lanjut, yang pertama adalah kebijakan akuntasi. Dua hal yang menjadi catatan adalah belum tercantumnya piutang BPJS serta terkait dengan barang-barang persediaan tahun lalu yang saat ini masih belum sempurna. Kemudian adalah masalah administrasi. Meski tidak ditemukan dalam sejumlah mekanisme hibah yang diterima oleh Pemkab Gunungkidul, akan tetapi ada beberapa pencatatan administratif yang perlu segera mendapatkan perbaikan.

Berita Lainnya  Temukan Ada Upaya Pungutan, Dinas Minta SMP N 2 Playen Batalkan Pungut Sumbangan Kepada Wali Murid

“Kita kemarin sempat belum mencantumkan nama serta alamat penerima hibah ke dalam Perbup Penjabaran APBD ketika melakukan perubahan. Ini sempat menjadi sorotan dari BPK,” kata Putro, Kamis (31/05/2018) siang.

Pihaknya juga mendapatkan rekomendasi dari BPK untuk mengoptimalisasikan potensi pendapatan daerah. Hal semacam ini menurut Putro sangat erat kaitannya dengan penambahan personel. Namun demikian, penambahan personel juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Pihaknya membutuhkan personel yang mampu mengawasi dan menghitung secara cermat dan tepat terkait potensi pendapatan yang ada.

"Yang harus dilakukan adalah memetakan siapa orang-orang yang punya kemampuan untuk itu. Namun sembari menunggu prosesnya, kita akan membentuk tim ad hoc yang akan dibuatkan SK," paparnya.

Berita Lainnya  Sulit Diawasi, Pengecer Dituding Jadi Biang Kerok Mahalnya Harga Gas Melon

Langkah tindak lanjut terkait catatatan-catatan BPK sendiri juga diamini oleh Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajat Ruswandono. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengumpulkan instansi-instansi terkait guna melakukan perbaikan-perbaikan di sejumlah sisi.

Ia mengungkapkan bahwa ke depan, jangan sampai kesalahan yang sama semacam ini terus berulang sehingga kemudian terkesan abai terhadap catatan dari BPK.

“Akan segera diperbaiki,” tandas dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Hj. Badingah mengatakan, capaian WTP ini akan mendorong akuntabilitas pemerintahan yang lebih baik dan transparan ke depannya. Hal ini menurutnya tak lepas dari kerjasama serta komunikasi yang apik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

"Capaian ini merupakan keberhasilan kita semua. Sekaligus menjadi kado di Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-187," ujar Badingah, Selasa (29/05/2018).

Berita Lainnya  Proyek Megah Kelok 18 Segera Dibangun, Hubungkan JJLS Gunungkidul dan Bantul

Badingah berharap dengan adanya penghargaan ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat sekaligus perubahan ke arah lebih baik di tata pemerintahan Kabupaten Gunungkidul. Apa yang dicapai selama ini akan lebih baik jika mampu diteruskan di masa-masa mendatang.

"Kita berharap tidak berhenti disini saja, melainkan terus kedepan kita akan semakin baik," lanjutnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas masukan dan koreksi yang telah disampaikan oleh BPK. Menurutnya, pemerintah di daerah tentu bisa menerima dengan legowo atas penilaian itu.

Temuan pemeriksaan BPK menemukan adanya kelebihan pembayaran atas kurangnya volume pekerjaan yang menyebabkan kerugian daerah. Adanya kesalahan penganggaran belanja barang jasa belanja modal belum sesuai.

“Akan segera diperbaiki,” tutup Bupati.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata13 jam yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler