Sosial
Kakek 80 Tahun Digerebek Warga Saat Tengah Mesum Dengan Wanita Berselisih Usia 42 Tahun
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masyarakat Desa Ngalang Kecamatan Gedangsari baru-baru ini dihebohkan dengan kasus perselingkuhan oleh warga setempat. Sr (80) yang merupakan kakek renta tertangkap basah ketika tengah berbuat mesum dengan Rt (38) ibu rumah tangga juga warga Desa Ngalang.
Dukuh setempat, Bowo menceritakan, penggerebekan yang dilakukan oleh warga sendiri berawal pada kecurigaan atas aktifitas Rt yang bertamu malam-malam ke rumah Sr pada Sabtu (01/02/2020). Warga sendiri sudah sejak beberapa waktu mencium adanya gelagat hubungan spesial antara dua insan terpaut usia 42 tahun tersebut. Kecurigaan warga semakin memuncak saat melihat kondisi rumah Sr yang kala itu dalam kondisi sepi.
“Rt terlihat mlipir masuk ke rumah Sr pada malam hari, ini yang membuat warga semakin mencium ketidakberesan,” cerita Bowo ketika dikonfirmasi, Senin (03/02/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, salah seorang tetangga sempat melihat gelagat mencurigakan Rt ini. Warga tersebut lantas perlahan membuntuti Rt. Saat mengintip dari kaca jendela, terlihat Sr dan Rt sedang bercumbu.
“Warga yang pertama kali mengetahui hal ini kemudian melaporkan apa yang dilihatnya kepada warga lainnya,” bebernya.

Mendengar adanya aksi mesum yang dilakukan pasangan terlarang itu membuat warga naik pitam. Warga kemudian mengepung rumah Sr.
“Aksi keduanya bersetubuh pun kala itu sempat dilihat warga yang mengintip,” ucap dia.
Setelah merasa puas karena hasrat seksualnya tersalurkan, Rt kemudian keluar dari rumah Sr. Kaget bukan kepalang, ternyata di luar rumah, warga yang mencapai jumlah puluhan sudah menunggunya.
Oleh warga, keduanya lalu dimintai keterangan. Emosi warga sendiri sempat terpancing karena baik Sr maupun Rt berbelit-belit dalam memberikan pengakuan. Kepada warga, Rt berdalih bahwa perselingkuhan tersebut berlatarbelakang hutang piutang. Malam itu ia bermaksud untuk meminjam uang kepada Sr, namun oleh Sr diberikan syarat bahwasanya ia harus mau melayani nafsu birahi kakek tersebut.
“Sr dan Rt sempat mengelak namun akhirnya mengakui perbuatannya,” imbuhnya.
Beruntung kemudian emosi warga yang sempat terpancing kemudian bisa diredam oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat. Setelah diberikan pembinaan, akhirnya keduanya diperbolehkan pulang.
Sementara itu, Kepala Desa Ngalang, Kaderi saat dikonfirmasi membenarkan kisah bejat warganya tersebut. Namun demikian ia mengatakan bahwa masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Semua sudah terkondisi, sudah dilakukan pembinaan oleh tokoh masyarakat setempat,” pungkas Kaderi.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
