Sosial
Banyak Masjid di Gunungkidul Yang Diperkirakan Masih Selenggarakan Sholat Ied Berjamaah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah masjid di Gunungkidul diperkirakan tetap akan menyelenggarakan sholat Hari Raya Idul Fitri secara berjaamaah. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya Masjid yang masih melaksanakn Sholat Fardhu berjamaah, Sholat Tarawih maupun Sholat Jumat selama ramadhan ini.
Data dari Kantor Kementrian Agama Gunungkidul menyebutkan, terdapat 1900 masjid yang tersebar di semua padukuhan di Gunungkidul. Dari jumlah tersebut, 31,9% di antaranya atau sekitar 660 masjid masih menyelenggarakan salat tarawih berjamaah. Sementara yang menyelenggarakan shalat berjamaah 5 waktu ada 62,7% atau sekitar 1191 masjid.
Adapun yang menyelenggarakan shalat Jumat berjamaah ada sebanyak 586 masjid atau sekitar 30,8%. Yang masih menyelenggarakan buka puasa bersama ada 32 masjid atau sekitar 1,7%. Dari jumlah tersebut yang menyelenggarakan kajian Ramadhan ada 29 masjid atau 1,5%.
Sejauh ini, sejumlah upaya terus dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Gunungkidul agar masyarakat tidak melaksanakan sholat Ied berjamaah di Masjid. Kemenag mengandalkan seluruh aparatur sipil negara yang berada di bawah lingkungan Kementerian Agama untuk menjadi suri tauladan dan juga contoh serta corong Kementerian Agama agar himbauan tersebut dapar dilaksanakan.
“Dari data terbaru, setidaknya ada 42 masjid yang nanti tetap akan menyelenggarakan Sholat Ied berjamaah. Karena sifatnya anjuran maka kita tidak bisa lantas ada kebijakan pemberian sanksi,” tandas Arif, Jumat (22/5/2020).

Arif menambahkan, pihaknya akan terus berupaya melakukan pendekatan terhadap warga masyarakat melalui ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama. Sekitar 4 ribuan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama mereka himbau untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah mereka masing-masing.
Disamping itu, para ASN tersebut nantinya juga diharapkan mampu memberikan edukasi kepada warga masyarakat di sekitarnya tentang upaya memutus mata rantai Covid19 dengan melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah mereka masing-masing. Para ASN ini juga diharapkan memberi contoh utuk tidak ikut salat berjamaah di Masjid meskipun Masjid tempat kediamannya menyelenggarakan Sholat Idul Fitri berjamaah.
“ASN kami bukan hanya yang PNS, tetapi juga GTT dan PTT. Kami himbau demikian,” jelas dia.
Arif menambahkan, berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah Sholat Ied, pihaknya mengeluarkan dua jenis surat himbauan. Himbauan yang pertama dikeluarkan untuk warga masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Gunungkidul.
“Untuk himbauan kedua ditujukan bagi ASN ASN di lingkungan Kementerian Agama,” tandas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
