Hukum
Hampir Setahun Buka Praktik, Dokter Gadungan Dibekuk Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang laki-laki berusia 57 tahun warga Tangerang Selatan terpaksa harus merasakan dinginnya jeruji besi ruang tahanan Mako Polres Gunungkidul. Pasalnya, ia ditangkap aparat kepolisian lantaran telah membuka praktik kedokteran tanpa izin. Yang cukup mengejutkan, lelaki berinisial M tersebut tidak pernah mengenyam ilmu kedokteran selama hidupnya. Dokter gadungan ini diduga telah menangani puluhan pasien sebelum aksinya ini berhasil dibongkar oleh aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riyan Permana Putra menjelaskan, terungkapnya kasus dokter gadungan tersebut bermula adanya laporan masyarakat yang resah terkait praktik kedokteran yang cukup janggal di wilayah Kapanewon Ponjong awal Juli 2020 lalu. Resahnya masyarakat sendiri dikarenakan banyaknya warga yang datang ke sebuah rumah untuk berobat.
“Jadi rumah tersebut didesain menyerupai klinik, meski tidak ada plakat di rumahnya. Setelah mendapatkan laporan, kemudian kita lakukan pengecekan ke lokasi,” kata Riyan, Kamis (23/07/2020).
Sesampainya di lokasi, petugas mendapatkan sejumlah alat medis serta pakaian medis yang diketahui milik M. Saat itu, M juga tengah melakukan praktik pengobatan.
“Praktik ini sudah berlangsung selama hampir 10 bulan sejak tahun 2019 lalu. Sudah ada puluhan pasien,” kata Riyan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pihak kepolisian tidak menemukan izin praktik di lokasi tersebut. M sendiri juga diketahui bukan merupakan dokter. Ia mengaku tidak pernah mengenyam bangku pendidikan kedokteran.
“Dia pernah hanya pernah sekolah jurusan keperawatan (setara SMA). Dia adalah pensiunan pegawai di Jakarta,” jelas dia.
Selama melakukan praktiknya, M hanya melakukan pengobatan sesuai dengan kemampuan yang ia miliki. Untuk perlengkapan serta obat-obat, ia mengambil barang tersebut dari Jakarta.
“Mungkin dia punya kenalan di sana, selama praktik ini berlangsung ia mematok harga Rp 100 ribu per pasien,” terang Riyan.
Terhadap pelaku, pihak kepolisian akan menjeratnya dengan Pasal 78 UURI Nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Gunungkidul bersama ratusan barang bukti perlengkapan medis dan obat-obatan.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
