Connect with us

Info Ringan

Lima aktivitas yang Bisa Dilakukan si Kecil di Rumah

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meskipun sekolah ditiadakan bukan berarti si kecil tidak bisa melakukan aktivitas belajar maupun aktivitas lainnya di rumah. Orang tua tetap bisa membimbing anak untuk belajar dan melakukan aktivitas positif selama anak berada di rumah. seperti berikut ini.

Memasak

Kegiatan memasak bersama anak bisa jadi pembelajaran yang baik dan meningkatkan waktu yang berkualitas antara orang tua dan anak. Tak perlu takut membuang bahan makanan ataupun dapur menjadi kotor karena selama proses memasak orang tua bisa mendampingi anak. Orangtua juga bisa memberi arahan apa yang harus mereka lakukan selama memasak termasuk menjaga kebersihan dapur dan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum dan setelah memasak. Tidak hanya meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak, memasak bersama juga bisa memberikan manfaat lainnya seperti yang dikemukakan oleh Susan Moores, MS RD juru bicara American Dietetic Association dalam Web MD. Ia mengatakan bahwa memasak bisa membantu perkembangan indra anak termasuk indra penciuman dan peraba serta membuat anak mau mengeksplorasi jenis makanan yang baru.

Berita Lainnya  Delapan Sikap Hidup Yang Bisa Diterapkan Untuk Raih Kesuksesan

Membersihkan Rumah

Kebiasaan membersihkan rumah bisa diajarkan kepada anak sejak dini dan menanamkan kesadaran akan kebersihan hingga dewasa. Tentunya aktivitas membersihkan rumah akan jadi lebih menyenangkan jika anak-anak juga diajak untuk ikut serta. Anda tidak perlu menyuruhnya melakukan tugas berat jika usianya masih terlalu dini. Coba berikan tugas sederhana seperti membersihkan kursi atau mengelap jendela dengan menggunakan kain. Anda juga bisa mengajarkan si kecil untuk mengepel lantai dengan menggunakan kain dan botol semprotan yang sederhana. Selain itu ajarkan juga untuk membersihkan kamar dan mainannya supaya ia bisa lebih mandiri.

Berkebun

Selain meningkatkan motorik anak, berkebun juga bisa mengajarkan anak akan pentingnya memiliki tanggung jawab karena berkebun adalah salah satu aktivitas yang berkelanjutan. Setelah menanam bibit tentunya anak harus memiliki tanggung jawab untuk merawatnya secara teratur baik menyiramnya dengan air maupun memberikannya pupuk hingga tanaman tumbuh besar. Suatu penelitian yang dilakukan terhadap 17 sekolah dengan berbagai latar belakang siswa menyatakan bahwa siswa yang rutin berkebun memiliki perubahan yang positif di beberapa bidang pelajaran termasuk dalam masalah kesehatan dan gizi sebanyak 69%. Adapun di bidang pendidikan lingkungan, berkebun dapat memberikan efek pada nilai anak-anak sebesar 30%.

Berita Lainnya  Lima Resep Oatmeal agar Tidak Membosankan

Berolahraga

Ada banyak jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan bersama si kecil di rumah termasuk olahraga yang disisipi permainan seperti lompat tali, senam ceria, berjalan kaki, berlari kecil, hingga melakukan permainan bola, yoga, atau olahraga lainnya. Pastikan Anda mengawasi si kecil saat berolahraga terutama jika ia masih balita. Selain meningkatkan kesehatan anak, olahraga juga dapat mendukung perkembangan kecerdasan naturalis dan kinestetik. Anak juga akan lebih kuat saat melakukan aktivitas fisik lainnya jika sering rutin berolahraga dan tidak mudah sakit. Jadi jangan malas selama di rumah dan ajak anak Anda untuk tetap aktif berolahraga.

Belajar Online

Kemajuan teknologi saat ini tentunya sangat berpengaruh kepada dunia pendidikan termasuk di Indonesia. meskipun sedang dilanda wabah Covid-19 yang mengakibatkan ditutupnya sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan. Para siswa dan mahasiswa tetap bisa melakukan aktivitas belajar dan berinteraksi dengan guru, dosen, maupun siswa lainnya dengan menggunakan pembelajaran daring. Metode pembelajaran daring biasanya dilakukan melalui media sosial maupun aplikasi e-learning yang sudah dipersiapkan oleh pihak sekolah maupun yang bersifat umum.

Berita Lainnya  Enam Tempat Misterius Dari Berbagai Belahan Bumi

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler