Sosial
Gugur Gunung, Potret Semangat Gotong Royong yang Tetap Lestari di Gunungkidul
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gugur gunung adalah sebuah istilah di Gunungkidul yang menggambarkan semangat gotong royong di tengah masyarakat yang masih lestari sampai dengan saat ini. Budaya tersebut biasanya dapat dilihat ketika masyarakat berbaur menjadi satu di sebuah lokasi untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan tanpa diberikan upah.
Seperti dapat dilihat di wilayah Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Minggu (13/09/2020) pagi tadi. Ratusan masyarakat dari 6 padukuhan berkumpul menjadi satu membuka akses jalan menghubungkan dua padukuhan yakni Padukuhan Jambu dengan Sangen II.
Dapat dilihat, pria maupun wanita baik muda maupun tua membaur menjadi satu. Apa yang mereka kerjakan pun terlihat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Nampak ada warga yang memecah batu menggunakan linggis dan palu, ada pula mereka yang mengangkat dan menata batu serta meratakannya. Para ibu-ibu juga bersemangat mengais tanah-tanah mengunung agar rata kemudian menutup rongga-rongga bebatuan.
Tak nampak dari mereka perasaan susah ataupun berat hati untuk melakukan pengerjaan pembukaan jalan itu. Pasalnya, mereka menyadari bahwa apa yang dikerjakan ini untuk mempermudah aktifitas mereka sendiri.

Menariknya dalam kesempatan tersebut, salah satu bakal Calon Bupati Gunungkidul, Sunaryanta turut hadir di tengah-tengah masyarakat. Ia juga membagikan ratusan nasi bungkus dan dawet kepada para pekerja. Ia juga nampak berbaur tanpa canggung bersama masyarakat.
“Baru pertama ini dihadiri calon bupati, bisa duduk jejer bersama. Tentu sangat senang tadi juga difoto,” kata salah seorang warga Kasidi.

Sementara itu, Sunaryanta sendiri menyampaikan bahwa semangat gotong royong ini menjadi pondasi untuk Gunungkidul membangun. Dalam arti, budaya ini sangat berperan penting dalam kemajuan yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.
“Semangat gotong royong gugur gunung ini mungkin hanya ada di Gunungkidul. Semangat kebersamaan penting untuk membawa Gunungkidul lebih baik,” ujar Sunaryanta.
Sunaryanta juga terheran dengan hadirnya lansia yang ikut gugur gunung tanpa terlihat rasa lelah dan semangat. Hal ini menurutnya juga dapat dipetik menjadi kaca untuk kaum muda agar terus semangat melestarikan semangat gotong royong untuk Gunungkidul kedepannya.
Gotong royong atau gugur gunung sendiri merupakan cerminan warga Gunungkidul. Eros kerja tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan imbalan sangatlah melekat dalam kegiatan seperti ini, sejak dulu gugur gunung menjadi salah satu aktifitas yang menujukkan karakter sebagai warga Gunungkidul.
Sebagai informasi, Sunaryanta dalam satu hari ini bertemu dengan ribuan orang. Selain di Banjarejo, ia juga datang ke lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Kalurahan Banyusoca. Di lokasi tersebut, ia juga melihat semangat gotong royong dan kepedulian dengan sesama, terlebih yang sedang dirundung lara akibat musibah kebakaran.
“Artinya dalam gotong royong dan gugur gunung ini ada kebersamaan, semangat kepedulian di tengah masyarakat, saya optimis, Gunungkidul membangun,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized1 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized1 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
