Connect with us

Info Ringan

Cerita Viralnya Cendol Baja Hitam, Sang Istri Sempat Malu

Diterbitkan

pada

Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bagi generasi yang tumbuh besar pada rentang tahun 1990an, sosok Kotaro Minami maupun Satria Baja Hitam tentu sangat familier. Tayangan superhero ini begitu populer pada masanya. Momen memori masa kecil ini kemudian berusaha ditangkap oleh seorang pedagang cendol, Wahyu Prasetya (37) warga Padukuhan Sawahan 5, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo. Pria eksentrik ini melakukan hal unik untuk menjajakan dagangannya dengan memilih untuk menggunakan kostum Satria Baja Hitam. Bahkan, untuk menyesuaikan dengan kostum yang ia kenakan, cendol dawetnya dinamakan “Cendol Superhero”.

“Karena di sini banyak penjual cendol dawet, untuk membedakan dari yang lain saya memilih pakai kostum baja hitam saja untuk menarik pembeli,” ujar Wahyu saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (23/06/2021) siang.

Setiap harinya, ia mulai berjualan pukul 10.00 WIB di utara lapangan Jatiayu bersama istrinya Sunarwi (38). Istrinya mengaku awalnya tidak menyangka kalau suaminya mempunyai ide unik seperti itu. Meski awalnya sempat malu dengan ulah suaminya ini, namun kini ia mendukung penuh setelah melihat hasilnya.

Berita Lainnya  Inspirasi Memilih Baju Untuk Wanita Bertubuh Gemuk

“Awalnya tidak menyangka dan sedikit malu. Tapi alhamdulillah respon masyarakat sangat baik,” sambung Sunarwi.

Wahyu menceritakan, sebelum berjualan cendol dawet ia mempunyai usaha konter bersama rekannya di Jogja. Akibat pandemi, penghasilannya mulai turun drastis. Lantaran pendapatan dari usaha lamanya dirasa tak menghasilkan, Wahyu kemudian memilih untuk banting stir. Pada bulan April 2021 lalu, ia memutuskan untuk berjualan cendol dawet dengan tema superhero tersebut.

“Pertama kali membuka usaha (cendol dawet) langsung menggunakan kostum baja hitam. Sebenarnya ada kostum lain yakni spiderman, tapi yang menjadi ikon ya kostum baja hitam ini,” papar Wahyu.

Harga dawet yang ditawarkan pun sangat terjangkau bagi masyarakat Gunungkidul. Untuk cendol dawet original, ia kenakan harga 3 ribu. Sementara untuk cendol bubur sum-sum dan cendol tape ketan ia hargai 4 ribu. Pembeli juga bisa memilih menu cendol komplit yang dihargai 5 ribu.

Berita Lainnya  Resep Japchae, Mie Ala Korea

Ia bersama istrinya tak mengira respon masyarakat akan seramai ini. Tiap harinya banyak pengunjung yang membeli cendol dawetnya dan kemudian meminta foto. Usahanya pun turut terbantu dengan banyaknya masyarakat yang membagikan fotonya tersebut. Viralnya foto-foto itu di media sosial membuat usahanya kini sangat ramai.

“Saya bersyukur respon masyarakat sangat baik, kalau untuk yang sudah dewasa biasanya menikmati cendol dawetnya saja. Kalau Ibu-ibu dan anak-anak biasanya minta foto selfie,” cerita dia.

Ramainya pembeli membuat omset dagangan Cendol Superhero pun terangkat. Tiap harinya ia memperkirakan bisa meraup pendapatan berkisar 400 ribu hingga 500 ribu.

Meskipun ramai akan pembeli di tempat jualannya, Wahyu dan istrinya tetap menjaga protokol kesehatan. Ia tetap menggunakan masker dan menyediakan hand sanitizer bagi pembelinya.

Berita Lainnya  Resep Pastel Bihun

“Ke depan mungkin akan menambah kostum yang tokohnya tidak jauh-jauh dari Satria Baja Hitam,” pungkasnya. (Roni)

System Administrator Website https://pidjar.com

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler