Hukum
Melawan Saat Akan Ditangkap, Komplotan Pencuri 84 Kambing Ditembak Polisi
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jajaran kepolisian Polres Gunungkidul berhasil menangkap empat tersangka pencurian puluhan kambing. Aksi pencurian ini menjadi sangat meresahkan lantaran para pelaku mengaku telah beraksi sejak 5 bulan silam. Tiga orang pelaku sendiri terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas akibat melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, menuturkan, pada periode April hingga Agustus 2021, terdapat 6 laporan pencurian hewan ternak milik warga di Polsek Semanu, Polsek Karangmojo, Polsek Wonosari, Polsek Playen, Polsek Ponjong, dan Polsek Paliyan. Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Gunungkidul melakukan perburuan terhadap komplotan pelaku pencurian yang meresahkan masyarakat tersebut.
Menurut Kapolres, para pelaku sendiri memang terkenal cukup licin dan sering berpindah-pindah lokasi persembunyian untuk mengelabui polisi. Namun kemudian akhirnya, beberapa waktu berselang, petugas berhasil mengendus keberadaan para pelaku yang sebelumnya telah teridentifikasi tersebut.
“Pada hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 silam, kami mendapatkan informasi keberadaan para pelaku yang tersebar di beberapa lokasi,” terangnya, Kamis (09/09/2021).
Tim Polres Gunungkidul bergerak cepat untuk segera mengamankan para pelaku pencurian. Hasilnya, SGY (34) warga Kalurahan WIladeg, Kapanewon Karangmojo berhasil diamankan di Sedayu, Kabupaten Sleman; lalu AZ (40) warga Lendah, Kabupaten Kulonprogo, berhasil dibekuk di Getas, Playen. Berturut-turut, AW (28) warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong berhasil diamankan di Ponjong dan TW (59) warga Prambanan, Klaten berhasil diamankan di Prambanan.
Menurut Aditya, dalam penangkapan ini, polisi sempat mendapatkan perlawanan dari para pelaku. Akibatnya, polisi kemudian terpaksa menggunakan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan pada tiga orang pelaku yakni AW, AZ, dan SGY.
“Tiga orang yang ditembak karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. Ketiganya merupakan resedivis,” imbuh Kapolres.
Dari hasil interogasi, diperoleh informasi bahwa para pelaku merupakan komplotan pencuri kambing ternak yang telah melakukan aksinya di 82 titik yang tersebar di Gunungkidul. Diantaranya adalah wilayah karangmojo dengan 25 lokasi; Ponjong 4 lokasi; Playen 10 lokasi; Semanu 19 lokasi dan Paliyan 6 lokasi. Selama beroperasi ini, total kambing ternak yang berhasil dicuri pelaku sendiri mencapai 84 ekor. Meskipun demikian, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini lantaran baru 6 warga yang sudah melaporkan kasus ini.
“Jadi modus operandinya dengan memotong tali dengan karter, kemudian memasukkan kambing ke dalam karung dan dibawa lari. Dalam menjalankan aksinya mereka selalu berkelompok, tapi dalam pembagian perannya mereka saling bergantian. Kambing ternak curiannya mereka jual hidup di pasar-pasar Gunungkidul dan di Prambanan dan uangnya digunakan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Adhitya.
Dari para pelaku, polisi menyita barang bukti yaitu 1 unit sepeda motor Honda Beat nopol AB 4786 MM, 1 buah unit sepeda motor Supra X 125 nopol AB 6823 NC, 1 unit sepeda motor Honda Beat nopol AB 2676 BM, 1 buah helm merk THI, 1 buah helm merk honda, 1 buah jaket, 1 karung bagor, 3 karung plastik besar, 1 utas tali, 1 ekor kambing etawa, 1 buah cutter, 2 buah korek gas, dan satu tas pinggang.
“Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan hukuman paling lama 9 tahun penjara,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
