Pemerintahan
Kerja Bakti Mitigasi Mandiri Kini Bisa Dapat Bantuan Logistik Dari Pemerintah
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul terus bersiap dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi sebagai dampak dari adanya fenomena La-Nina. Meskipun bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang dapat diprediksi, namun tanpa adanya persiapan yang matang berupa peralatan maupun logistik, tentu akan lebih memperburuk kondisi.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, menyampaikan jika pihaknya menerima sejumlah bantuan peralatan dan logistik dari BPBD DIY dalam rangka dukungan kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Gunungkidul. Bantuan peralatan ini rencananya akan didistribusikan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah rawan bencana. Diharapkan, bantuan peralatan tersebut nantinya akan berguna manakala terjadi bencana.
“Bantuannya ada permakanan, angkong, sekop, sengrong, ada juga bronjong,” papar Edy, Kamis (18/11/2021).
Untuk bantuan permakanan, Edy mengungkapkan jika bantuan tersebut disiagakan untuk membantu korban bencana serta untuk mendukung kegiatan mitigasi bencana di masyarakat saat melakukan kerja bakti, memangkas pohon, pembersihan saluran irigasi dan upaya mitigasi mandiri lainnya. Menurutnya, saat ini masyarakat di sejumlah Kalurahan yang dimotori oleh FPRB dan PB tengah fokus dalam melaksanakan kerja bakti sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
“Pendistribusiannya nanti akan sesuai permintaan. Kami dari BPBD juga memberikan bantuan peralatan dan permakanan untuk giat kerja bakti,” sambungnya.

Selain itu, untuk lebih menguatkan masyarakat dalam menghadapi bencana, BPBD Gunungkidul juga fokus dalam peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal penanggulangan bencana. Serta pembentukan Kalurahan Tanggap Bencana yang saat ini sudah berjumlah sebanyak 70 Kalurahan.
Pihaknya kini juga tengah menyiapkan status siaga bencana banjir dan longsor yang masih menunggu persetujuan Bupati Gunungkidul untuk ditetapkan. Terlebih beberapa waktu lalu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini adanya potensi cuaca ekstrem yang di pengaruh fenomena La-Nina. Edy menyampaikan jika dalam penetapan status siaga banjir dan longsor nantinya tidak ada anggaran khusus yang akan dipakai, pihaknya menggunakan anggaran yang masih tersisa sampai saat ini.
“Penanggulangan bencana banjir dan longsor tidak ada anggaran khusus, memakai anggaran yang masih kita punya saat ini,” urai Edy.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih meminta kepada pemerintah agar serius dalam melakukan penanganan bencana. Langkah cepat dan tanggap nantinya akan sangat membantu para warga yang terdampak bencana. Kalangan dewan sendiri akan melaksanakan pengawasan khusus terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menangani bencana.
“Apalagi saat ini cuaca sedang tidak bersahabat, tentu potensi bencana menjadi sangat besar. Ini harus disiapkan secara serius,” lanjut dia.
Penanganan kebencanaan sendiri menurut Endah tidak kemudian melulu dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana. Dalam hal ini, proses mitigasi juga sangat penting diperhatikan.
“Yang terpenting adalah bagaimana meminimalisir adanya korban saat terjadi bencana. Semoga kita semua selalu dalam lindungan,” tutup Endah.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
