Connect with us

Pemerintahan

Rencana Penerapan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, Pukulan Telak Untuk Pariwisata Gunungkidul?

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah pusat mewacanakan penerapan PPKM Level 3 di seluruh daerah pada momen libur Natal dan Tahun Baru 2021. Wacana tersebut sudah disampaikan beberapa hari lalu oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Kebijakan dari pusat ini tentunya akan berimbas pada penerapan kebijakan PPKM di daerah-daerah. Dalam rencana penerapan PPKM Level 3 ini, masih belum diketahui bagaimana nantinya pembatasan yang diberlakukan kepada kegiatan sosial masyarakat, maupun kegiatan pariwisata.

PPKM level 3 ini rencananya akan diberlakukan mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2021 mendatang. Nantinya, penerapan PPKM Level 3 akan diberlakukan di seluruh daerah baik yang sekarang berstatus PPKM level 1 dan 2.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan, sampai dengan saat ini pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut berkaitan dengan rencana penerapan PPKM level 3 tersebut. Antisipasi tentunya harus dipersiapkan lantaran dengan penerapan PPKM Level 3 ini, akan sangat berdampak kepada kegiatan pariwisata.

Berita Lainnya  Sidak SD Penerima Program DAK, Suharno: Kepala Sekolah dan Guru Jangan Ngurusin Proyek

Namun begitu, hingga saat ini hal tersebut masih bersifat rencana lantaran belum ada instruksi khusus yang masuk ke jajarannya. Dirinya juga belum mengetahui bagaimana aturan nantinya yang diberlakukan. Apakah pemerintah akan menutup sementara seluruh obyek wisata pada periode tersebut ataukah tetap dibuka untuk umum.

“Kami masih menunggu berkaitan dengan instruksi selanjutnya bagaimana,” ucap Hary Sukmono, Jumat (19/11/2021).

Menurutnya untuk kebijakan PPKM Level 3 ini dimaksudkan untuk mengantisipasi resiko terjadinya gekombang ketiga dalam penularan covid19. Sebab, ada potensi pada libur Natal dan Tahun Baru ini dapat kembali terjadi lonjakan. Besar harapan pemerintah dalam penerapan kebijakan tersebut dibarengi dengan kebijakan lainnya.

“Pada intinya kami menunggu instruksi lanjutan,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Gunungkidul, Sunyoto mengatakan pihaknya bisa mengerti bahwa keputusan pemerintah ini sebagai upaya antisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid19. Namun ia berujar bahwa usaha pariwisata sangat tergantung dengan adanya mobilisasi masyarakat.

Berita Lainnya  Pemerintah Masih Akan Salurkan BST Hingga Akhir Tahun

“Kami berharap kebijakan yang diterapkan ini tidak berdampak pada penutupan obyek wisata. Sebab banyak orang yang menggantungkan hidup dengan sektor pariwisata dan sekarang ini sedang bergeliat,” ucap Sunyoto.

Ia menjelaskan sekarang ini prokes tetap diterapkan secara ketat. Sebagai syarat buka sudah ada yang memiliki CHSE dan aplikasi PeduliLindungi, hal ini sudah bisa dianggap layak beroperasi.

Terpisah, salah seorang pelaku wisata, Heri Fosil mengatakan, apapun kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah dirinya akan mengikutinya. Sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan diterapkan PPKM level 3 ini dirinya sudah siap. Namun peraturan yang berlaku ini harus diberlakukan secara tegas dan tidak hanya sebatas formalitas.

Saat ini memang pariwisata mulai berangsur pulih. Pun demikian wisatawan yang menggunakan jasanya juga mulai berdatangan kembali.

Berita Lainnya  Balai Budaya Bedoyo, Asa Masyarakat Pegiat Seni Lestarikan Budaya Tradisional

“Tapi saya manut pemerintah saja, walaupun nantinya ditutup ya ndak papa. Saya berusaha menahan diri agar tidak kebablasan atas euphoria dibukanya pariwisata, apalagi saya merasakan kehilangan keluarga dan orang tua karena covid,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler