Hukum
Ibu Tersandung Kasus Penganiayaan, Bayi 5 Bulan Jadi Penghuni Termuda Lapas Perempuan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Klas IIB Wonosari saat ini melakukan pembinaan terhadap puluhan narapidana perempuan yang tersandung kasus hukum. Tak hanya narapidana perempuan, LPP Wonosari juga dihuni oleh seorang bayi yang masih berusia 5 bulan. Bayi tersebut diasuh ibunya yang saat ini memang harus menjalani hukuman penjara. Selain itu, juga ada pula warga binaan yang tengah hamil tua.
Adalah M (21) warga Kabupaten Sleman yang sejak beberapa bulan lalu menjadi penghuni Wisma Arimbi bersama dengan buah hatinya. M sendiri tersandung kasus penganiayaan. Saat peristiwa tersebut, M memang tengah hamil 8 bulan. Ia lalu dilaporkan ke polisi dan kasusnya kemudian diproses. Saat itu, dirinya sempat ditahan oleh kepolisian. Namun kemudian lantaran tengah hamil tua, M mengajukan penangguhan penahanan dan dikabulkan.
Beberapa waktu kemudian, M yang berstatus tahanan kota melahirkan. Proses persidangan pun kemudian memvonisnya bersalah dan dijatuhi hukuman penjara. M pun pantas dieksekusi pada bulan Juli lalu. M lantas membawa bayinya masuk ke tahanan untuk menjalani hukuman. Ia bersama dengan anaknya yang masih bayi merah itu ditempatkan di ruangan khusus bersama dengan seorang lansia.
Sejak saat itu pula, hari demi hari harus dijalani M bersama dengan si kecil tersebut di kompleks bertembok tinggi tanpa bisa melihat dunia luar. Untuk mengasuh bayi tersebut, M dibantu oleh seorang lansia yang merupakan teman satu kamarnya.
“Saya dibantu oma dan teman-teman lainnya. Puji syukur anaknya ndak rewel selama ini,” kata M kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com.

Lantaran memiliki seorang bayi yang usianya baru 5 bulan, petugas LPP memberikan ruang khusus untuk M. Yaitu disatukan dengan napi yang usianya sudah lanjut tempat tidurnya pun agar si bayi nyaman juga dibedakan. Jika napi lain tidur di tempat tidur cor beralaskan kasur tipis, untuk M diberikan tempat tidur kayu dan kasur.
“Layanan dari petugas juga sangat baik, ramah dan bagus,” jelasnya.
Meski membawa anak, namun dirinya juga tetap mengikuti kegiatan-kegiatan sebagaimana mestinya. Teman-temannya pun juga membantu ia dalam mengurus dan mengasuh putra kecilnya itu. Sesuai vonisnya, M akan bebas di bulan Oktober mendatang.
Tak hanya M ternyata yang merasakan kondisi seperti ini. Di LPP Wonosari juga ada seorang perempuan yang tengah hamil besar yaitu Rus yang masuk ke LPP sejak April 2022 lalu. Ia terlibat kasus penggelapan mobil rental milik koleganya.
Kepada pidjar, Rus bercerita. Selama pandemi terjadi, usahanya memang macet total. Di tengah himpitan ekonomi, ia akhirnya gelap mata. Ia kemudian melakukan cara yang kurang pas yaitu menggadaikan 9 mobil rental. Saat dilaporkan, ia memang tengah hamil. Berbulan-bulan ia jalani hukumannya di LPP dengan perut yang semakin membesar.
“Sekarang sudah 8 bulan. Untuk pemeriksaan rutin dan USG untuk mengetahui perkembangan anak juga tetap dilakukan, asupan gizi juga tetap terpenuhi,” ucap Rus.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta, Ade Agustina mengatakan pihaknya menerima tahanan dan narapidana saat mengasuh anaknya sesuai dengan UU Pemasyarakatan nomor 22 tahun 2022 bahwa usia anak sampai usia 3 tahun, dan LPP wajib memberikan pelayanan kesehatan. Adapun pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinkes terkait dengan layanan kesehatan (pemeriksaan), imunisasi dan lainnya.
“Pelayanan yang kami berikan standar dengan ketentuan sehingga ibu dan anak aman dan nyaman. Hak periksa, imunisasi dan lainnya juga wajib kita berikan,” ucap Ade.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
