Connect with us

Pemerintahan

2 Warga Alami Luka Mirip Antraks, Dinas Menyebut Sempat Sembelih dan Konsumsi Daging Kambing

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dua warga Padukuhan Semuluh, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu yang mengalami gejala mirip antraks disebut sempat menyembelih dan mengkonsumsi kambing. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang juga terus melakukan penelusuran dan Dinas Kesehatan Gubungkidul masih menunggu hasil uji sampel darah guna memastikan penyakit yang diderita dua warga tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Retno Widiastuti, mengungkapkan pihaknya telah melakukan penelusuran di Padukuhan Semuluh terkait dengan ternak sakit maupun mati mendadak. Termasuk dengan mengambil sampel tanah yang merupakan tempat menyembelih ternak-ternak itu.

Dua warga di Kalurahan Ngeposari yang saat ini mengalami luka pada tangan diketahui sempat mengkonsumsi daging kambing yang disembelih. Hingga saat ini, pihaknya masih mendalami dan menelusuri dugaan antraks di padukuhan Semuluh. Hal itu dikarenakan belum pernah adanya riwayat laporan kematian hewan ternak akibat antraks disana.

Berita Lainnya  Minat Petani Tanam Kedelai Rendah, Hasil Panen di Gunungkidul Tak Capai Target

“Dugaan ini disana baru muncul pertama ini, selama ini memang belum ada riwayat antraks disana,” ucap Retno.

Sementara itu, Lurah Ngeposari, Ciptadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua warganya yang memiliki gejala menyerupai antraks. Dikatakannya, sebelum sakit dua warganya itu sempat menyembelih seekor kambing yang diduga terpapar antraks.

Ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut akan kronologi kejadian tersebut, namun disebutnya sampel tanah dari lokasi penyembelihan kambing serta sampel darah kedua warganya itu sudah diambil untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

“Proses penelusuran masih berjalan, kami juga berkoordinasu dengan pihak terkait dengan munculnya dugaan ini,” jelas Ciptadi.

Pun demikian Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul juga masih menunggu hasil ujilaboratorium sampel darah dua warga yang mengalami luka. Jika dilihat dari riwayat konsumsi dan luka yang diderita, mirip dengan gejala antraks.

Berita Lainnya  Pembangunan Marak, Puluhan Ribu Hektar Sawah di Gunungkidul Terancam

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler